- Kedatangan mantan pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze, ke Indonesia memicu spekulasi pelatih baru Timnas Indonesia.
- Kapadze mengklarifikasi kunjungan tersebut murni sebagai agenda pribadi memenuhi undangan pariwisata resmi.
- Meskipun menampik wawancara, Kapadze menyatakan terbuka menerima tawaran resmi melatih Timnas Indonesia kelak.
Suara.com - Kedatangan mantan pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze, ke Indonesia mengundang perhatian besar di media sosial.
Banyak pencinta sepak bola Tanah Air menduga kehadirannya berkaitan dengan proses mencari pelatih baru Timnas Indonesia usai era Patrick Kluivert.
Spekulasi itu muncul setelah PSSI sebelumnya menyatakan telah mengantongi lima kandidat pelatih untuk menangani skuad Garuda.
Namun, Kapadze menepis anggapan bahwa kunjungannya kali ini berhubungan dengan proses rekrutmen pelatih timnas.
Kapadze menegaskan bahwa agenda perjalanannya ke Indonesia murni terkait undangan pariwisata.
Meski begitu, ia tidak menutup pintu apabila kelak ada tawaran resmi dari Indonesia mengenai posisi pelatih kepala.
"Kedatangan saya ke sini untuk memenuhi undangan tentang pariwisata. Jadi, tidak ada rencana secara resmi untuk wawancara terkait kepelatihan Timnas Indonesia. Pada dasarnya, saya akan mempelajari semua tawaran yang masuk. Saya terbuka dengan tawaran," ujar Kapadze, dikutip dari Antara.
Dengan pernyataan tersebut, Kapadze memastikan bahwa kunjungannya bukan bagian dari proses seleksi pelatih timnas.
Namun, peluang untuk bekerja di Indonesia tetap terbuka lebar apabila PSSI benar-benar mempertimbangkannya sebagai kandidat.
Baca Juga: Indonesia Host FIFA Series 2026, Erick Thohir Puji Apresiasi Tanpa Henti FIFA
Berita Terkait
-
Indonesia Host FIFA Series 2026, Erick Thohir Puji Apresiasi Tanpa Henti FIFA
-
Final IFCPF Asia Oceania Cup 2025: Timnas Indonesia CP Siapkan Strategi Khusus Hadapi Iran
-
Disebut Cari Pelatih Murah untuk Timnas Indonesia, Ini Kata-kata PSSI
-
Breaking News! Indonesia Tuan Rumah FIFA Series 2026, Kans Besar Lawan Juara Dunia
-
Bukan Batik Malaysia! Timur Kapadze Dapat Hadiah Batik Indonesia dari Sosok Ini
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam