- Menpora Erick Thohir menetapkan target medali perak bagi Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025.
- Target emas SEA Games 2025 dibebankan pada beberapa cabang olahraga spesifik seperti angkat besi dan panahan.
- Evaluasi Kemenpora menunjukkan target keseluruhan perolehan medali Indonesia berada di kisaran angka 80-an.
Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir sekaligus Ketua Umum PSSI mengungkap sejumlah target di ajang SEA Games 2025. Menariknya, Timnas Indonesia U-22 tidak dikasih beban supaya mendapat medali emas.
Padahal, Timnas Indonesia U-22 adalah juara bertahan di ajang tersebut. Tentu pecinta sepak bola Tanah Air berharap tim besutan Indra Sjafri bisa kembali meraih prestasi tersebut.
Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) punya penilaian lain. Mereka merasa Timnas Indonesia U-22 cuma dikasih target mendapat medali perak.
"Sepak bola, dari evaluasi tim Kemenpora, kalau tidak salah, putri itu perunggu lalu di putra itu tidak salah perak jadi itu yang disampaikan ke kami," kata Erick Thohir kepada awak media.
Sekadar informasi, keberhasilan merebut emas itu jadi momen kemenangan pertama Indonesia di ajang SEA Games sejak terakhir kali jadi juara pada edisi 1991.
Saat ini pun Timnas Indonesia U-22 sedang menggodok persiapan jelang ajang multi event tersebut.
Bahkan, ada rencana Timnas Indonesia U-22 diperkuat pemain-pemain keturunan seperti Ivar Jenner, Adrian Wibowo, hingga Mauro Ziljstra.
Adapun beberapa cabang olahraga yang dibebankan target emas adalah angkat besi, panahan, bulutangkis, dan taekwondo.
"Kami lihat angkat besi yang bisa 4 emas. Panahan itu bisa 4 juga, lalu bulutangkis 2 emas targetnya. Lalu akuatik 3 emas, judo 1 emas, taekwondo 1 emas, sepeda harus di-breakdown dulu, lalu atletik 4 emas, dan lain-lainnya," ucapnya.
Baca Juga: Mengerikan Ambisi Nova Arianto di Timnas Indonesia
"Hasil evaluasi kami, baru di 80-an. Artinya kalau di 80-an itu sama target seperti sebelumnya di ranking tiga," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan