- Rumah striker Liverpool, Alexander Isak, di Northumberland dirampok April 2024 oleh satu keluarga Italia, merugikan sekitar Rp4 miliar.
- Empat pelaku perampokan telah dijatuhi hukuman penjara antara enam hingga sepuluh tahun pada Mei 2025.
- Pengadilan menetapkan ganti rugi minimal, yakni satu poundsterling bagi tiga pelaku karena tidak memiliki aset signifikan.
Suara.com - Nasib apes dialami oleh striker Liverpool, Alexander Isak. Saat perfomance tengah ambruk di The Reds, Isak harus telan pil pahit soal kasus perampokan rumahnya.
Rumah Alexander Isak dirampok sekelompok orang yang diketahui ternyata berasal satu keluarga dari Italia.
Akibat perampokan itu, Isak harus menelan kerugian mencapai Rp24 miliar. Namun para pelaku hanya membayar ganti rugi 1 poundsterling atau setara Rp20.000
Keempat pelaku yang terlibat, yakni Valentino Nikolov, Giacomo Nikolov, saudara perempuan mereka Jela Jovanovic, dan putranya Charlie Jovanovic, telah dijatuhi hukuman penjara antara enam hingga sepuluh tahun pada Mei 2025.
Namun, dilansir dari Dailymail dalam sidang lanjutan Proceeds of Crime di Pengadilan Newcastle Crown, hakim memutuskan mereka hanya mampu membayar jumlah minimal.
Aksi pembobolan terjadi pada April 2024 di kediaman mewah Isak di Northumberland.
Para pelaku membawa kabur, uang tunai £10.000, perhiasan senilai £68.000 dan mobil Audi RS6 seharga £120.000
Total kerugian Isak mencapai hampir £200.000 atau sekitar Rp4 miliar.
Mobil tersebut kemudian ditemukan polisi dalam kondisi ditinggalkan di kawasan Dissington, tak jauh dari rumah Isak.
Baca Juga: Giovanni van Bronckhorst Latih Indonesia? Tim Garuda Bakal Alami Nasib seperti Besiktas 2024/2025
Sebelum menyasar Isak, komplotan ini telah merampok dua rumah mewah lainnya.
Pada 31 Maret 2024, mereka menggasak lebih dari £1 juta dari rumah pasangan Helen dan Michael McCardle di Jesmond, Newcastle.
Sehari kemudian, 1 April, mereka menjarah sebuah rumah di Whitburn, South Tyneside, dan membawa barang mewah senilai lebih dari £100.000.
Para pelaku diketahui masuk ke Inggris pada Maret 2024 menggunakan feri dari Calais ke Dover, kemudian bergerak ke London sebelum menuju wilayah timur laut Inggris.
Keputusan pengadilan untuk mewajibkan ganti rugi £1 kepada tiga pelaku, Valentino, Giacomo, dan Jela diambil karena mereka tidak memiliki uang atau aset yang dapat disita negara.
Charlie Jovanovic menjadi satu-satunya pelaku yang wajib membayar lebih besar, yakni £1.135, karena ia dianggap memiliki kemampuan finansial sedikit lebih baik.
Hakim Robert Spragg menegaskan bahwa jika suatu hari para pelaku ditemukan memiliki aset baru, jaksa bisa kembali membuka kasus dan menagih kerugian yang belum terbayarkan.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Giovanni van Bronckhorst Latih Indonesia? Tim Garuda Bakal Alami Nasib seperti Besiktas 2024/2025
-
Pemain Real Madrid Tuntut Xabi Alonso Dipecat, Zidane Disiapkan Jadi Pengganti
-
Ange Postecoglou Gantikan Arne Slot, Giovanni van Bronckhorst Latih Jay Idzes Cs?
-
Media Inggris: Giovanni van Bronckhorst Kandidat Kuat Pelatih Timnas Indonesia
-
Hasil Premier League: Manchester United Dipermalukan 10 Pemain Everton di Old Trafford
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!