- Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menyatakan pelatih baru Timnas wajib memenuhi target detail tanpa mengeluh.
- Dua turnamen besar yaitu Piala Asia 2027 dan FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi tolok ukur utama kinerja pelatih.
- Kegagalan mencapai target yang telah ditetapkan akan berimplikasi langsung terhadap kelanjutan kontrak kerja pelatih tersebut.
Suara.com - Siapa pun sosok yang kelak duduk di kursi pelatih kepala Timnas Indonesia, sudah seharusnya bersiap menghadapi tuntutan besar dari PSSI. Oleh sebab itu dia yang terpilih dilarang mengeluh.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali menegaskan bahwa juru taktik baru Garuda akan langsung menghadapkan pada sederet target yang wajib dipenuhi sejak hari pertama bekerja.
Saat ini, federasi belum merilis daftar resmi kandidat pelatih anyar Timnas Indonesia.
Namun, rumor yang berkembang di publik membicarakan yaitu Timur Kapadze, Bojan Hodak, hingga Jesus Casas.
Amali menuturkan bahwa siapapun yang terpilih harus mengerti bahwa pekerjaan ini akan penuh tekanan karena target sudah disusun secara detail sebelum kontrak ditandatangani.
“Tentu federasi harus ada target, ada target-target apa yang harus dicapai. Tidak bisa dilepas 'sudah silakan kamu berlatih tanpa ada target',” kata Amali, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.
Ia juga menegaskan bahwa kegagalan memenuhi target otomatis akan berdampak pada masa depan pelatih tersebut.
“Nah, kalau target itu tidak tercapai maka tentu kontrak sudah bicara bahwa Anda tidak tampil. Jadi, dia supaya tidak kaget-kaget,” jelasnya.
Amali memaparkan agenda besar yang menanti Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Dua turnamen prestisius akan menjadi tolok ukur kemampuan pelatih baru di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Piala Asia 2027.
Baca Juga: Here We Go! Liverpool Restui Giovanni van Bronckhorst Latih Indonesia tapi Ada Syaratnya
"Dari awal kami sudah menargetkan misalnya Piala Asia harus di posisi berapa. Kemudian nanti ada FIFA ASEAN Cup yang baru mulai, apa posisi yang kami inginkan di situ," jelas Amali.
“Tentang taktik strategi saya kira masing-masing pelatih punya. Tinggal dia harus sesuai dengan karakteristik anak-anak yang ada di Timnas Indonesia sekarang,” tutup Zainudin Amali.
Pelatih Timnas Indonesia bukan hanya ditantang untuk membuat tim menang, tetapi juga harus mampu membangun identitas permainan yang solid sesuai ekspektasi publik baru dan standar federasi.
Dengan tekanan besar yang menanti, siapapun yang menerima jabatan ini harus benar-benar siap mental dan profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya