- Frank Leboeuf menilai high line Barcelona di bawah Hansi Flick terlalu berbahaya.
- Chelsea disebut punya tiga penyerang yang bisa menghukum Barca lewat kecepatan.
- Tren positif The Blues membuat mereka percaya diri jelang Liga Champions.
Suara.com - Legenda Chelsea, Frank Leboeuf, melontarkan prediksi berani jelang duel panas Liga Champions antara Chelsea dan Barcelona di Stamford Bridge.
Mantan bek Timnas Prancis itu yakin The Blues bisa memanfaatkan garis pertahanan tinggi Barcelona untuk meraih kemenangan penting.
Dalam wawancara dengan OLBG, Leboeuf menilai sistem pertahanan Barcelona terlalu berisiko.
“Saya prediksi Chelsea menang 2-1. Barcelona bermain dengan high line dan itu gila. Saya tidak mengerti apa yang dilakukan Hansi Flick.”
Sebagai mantan bek, ia bahkan menyebut tidak akan mau bermain dalam sistem seperti itu.
“Saya akan menolak bermain begitu. Itu membuat pemain belakang terlihat seperti orang bodoh.”
Leboeuf juga mengkritik gol terakhir yang mereka kebobolan di La Liga akhir pekan lalu:
“Mereka bermain setengah lapangan dengan high line sementara pemain belakang bahkan tak melihat penyerang lawan. Itu mustahil dilakukan.”
Leboeuf menyebut Chelsea punya kecepatan di lini depan yang bisa menghukum Barca jika high line tetap dipertahankan yakni, Alejandro Garnacho, Pedro Neto dan Joao Pedro.
Baca Juga: Liga Champions Malam Penuh Haru: Napoli Janjikan Kemenangan untuk Mendiang Diego Maradona
Menurutnya, situasinya akan mirip seperti Paris Saint-Germain yang kerap menghukum high line lawan dengan serangan balik cepat.
Di bawah Enzo Maresca, Chelsea sedang dalam performa impresif dengan delapan kemenangan dari sepuluh laga terakhir.
Tren positif ini membuat mereka naik ke posisi kedua Premier League dan meningkatkan kepercayaan diri jelang laga Eropa.
“Saya yakin mereka bisa bersaing dengan tim mana pun. Talentanya ada, kemampuannya ada.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang