- Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, secara terbuka membantah adanya konflik dengan pemain bintang Vinicius Junior.
- Keputusan pergantian pemain sebelumnya memicu spekulasi retaknya hubungan keduanya di Santiago Bernabeu beberapa bulan terakhir.
- Alonso menegaskan bahwa hubungan mereka sangat baik, didasari rasa saling percaya untuk fokus pada persaingan gelar.
Suara.com - Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, akhirnya buka suara soal rumor konflik antara dirinya dan bintang Brasil, Vinicius Junior. Ia menegaskan bahwa hubungan mereka baik-baik saja dan tidak seperti yang diberitakan selama ini.
“Hubungan kami sangat baik, kami semakin saling mengenal dengan lebih dalam. Ada banyak pertandingan, jadi kami punya waktu untuk segalanya, tapi Vini adalah pemain fundamental,” tegas Alonso kepada TNT Sport Brasil.
Spekulasi soal keretakan hubungan keduanya memang mencuat dalam beberapa bulan terakhir di Santiago Bernabeu.
Vinicius yang berusia 25 tahun sempat beberapa kali tidak dimainkan sejak awal dan bahkan diganti lebih cepat oleh Alonso. Keputusan itu memicu reaksi emosional sang winger saat El Clasico bulan lalu.
Meski begitu, Alonso menepis kabar tersebut. Ia memastikan performa Real Madrid justru meningkat ketika Vinicius berada dalam kondisi mental yang positif.
“Ketika Vini bahagia, ketika dia menikmati permainan, itu baik untuk tim. Begitulah cara kami menanganinya, hubungan kami sangat baik,” lanjut mantan gelandang Los Blancos tersebut.
“Kami saling percaya, kami selalu bicara sebelum pertandingan. Dia tahu apa yang saya pikirkan, saya juga tahu apa yang ada di pikirannya. Inilah cara terbaik untuk mengambil keputusan bersama," imbuhnya.
Beberapa laporan sebelumnya menyebut Vinicius mempertimbangkan masa depannya dan ragu memperpanjang kontrak karena hubungan dengan sang pelatih.
Namun, Alonso berharap penjelasan terbuka ini bisa mengakhiri berbagai spekulasi, sehingga fokus klub tetap tertuju pada persaingan merebut gelar LaLiga dan Liga Champions musim ini.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Mbappe Menggila, Real Madrid Gilas Olympiakos
(Antara)
Berita Terkait
-
Hasil Liga Champions: Mbappe Menggila, Real Madrid Gilas Olympiakos
-
Luka Modric Takjub, AC Milan Punya Sejarah Sepadan Real Madrid
-
Dijamu Olympiakos, Real Madrid Justru Ditinggal Thibaut Courtois
-
Prediksi Real Madrid vs Olympiakos: Los Blancos Dihantui Kutukan Yunani
-
Kabar Buruk untuk Klub Milik Orang Indonesia, Real Madrid Ingin Pulangkan Nico Paz
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions