-
Arteta kecewa Arsenal gagal menaklukkan 10 pemain Chelsea.
-
Hasil imbang ini dinilai Arteta sebagai sebuah pembelajaran.
-
Arsenal akan melanjutkan jadwal padat melawan Brentford dan Aston Villa.
Suara.com - Pelatih utama Arsenal, Mikel Arteta, menunjukkan sedikit rasa kecewa setelah skuad asuhannya hanya mampu membawa pulang satu poin dari laga kontra Chelsea, meskipun tim lawan bermain dengan hanya sepuluh orang sejak menit ke-38 karena Moises Caicedo diganjar kartu merah.
Hasil imbang 1-1 ini terjadi setelah The Blues unggul lebih dulu melalui gol dari Trevoh Chalobah di menit ke-48.
Arsenal kemudian berhasil menyamakan skor berkat tendangan yang dilesakkan oleh Mikel Merino pada menit ke-59.
Pertandingan tersebut diwarnai banyak interupsi, yang membuat jalannya permainan tidak lancar, menurut pengakuan dari Arteta.
“Kedua tim sama-sama ingin menang, dan tidak banyak permainan sepak bolanya. Banyak penghentian permainan, pelanggaran, kartu kuning, jadi tidak banyak aliran permainan,” ujar Arteta, yang dikutip langsung dari situs resmi klub.
Walaupun lawan kehilangan satu pemain kunci, Arsenal justru tidak mampu mendominasi penuh sisa jalannya pertandingan.
Arteta merasa timnya tidak dapat mengambil kendali permainan secara maksimal setelah kartu merah tersebut.
“Tapi jelas setelah kartu merah untuk Caicedo, kami ingin menguasai pertandingan. Kami tidak berhasil, kami malah mendapat empat kartu kuning lagi,” lanjutnya memberikan tanggapan.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu juga mengakui bahwa jadwal pertandingan sepanjang pekan ini sangat menguras energi timnya.
Baca Juga: Gagal Raih Poin Penuh, Arsenal Ditahan 10 Pemain Chelsea di Derby London Liga Inggris
Arteta menyadari betul bahwa tim-tim yang mereka hadapi dalam periode tersebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.
Pada pekan sebelumnya, The Gunners sukses membantai rival sekota, Tottenham Hotspur, dengan skor telak 4-1 dalam Derby London Utara.
Selepas kemenangan derby, Arsenal juga menjalani laga penting di kompetisi Eropa, sukses menumbangkan raksasa Jerman, Bayern Munich, dengan skor 3-1 di Liga Champions.
Rentetan laga berat ini mengakibatkan beberapa pemain inti Arsenal tidak bisa tampil secara maksimal.
“Pekan ini berat, dimulai dari derby dengan emosi besar dan tekad untuk menang, lalu menghadapi Bayern Munich tiga hari kemudian,” tuturnya.
Kehilangan sejumlah pilar penting memaksa Arteta melakukan duet pemain yang belum pernah dicoba sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dicoret John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban? Pundit Sebut Portugal Lebih Berbahaya Tanpa CR7
-
Kisah Langka di Piala Dunia 2026! Dua Saudara Kandung Jadi Andalan Prancis Kejar Gelar Juara
-
Skuad Resmi Meksiko untuk Piala Dunia 2026, Guillermo Ochoa Cetak Rekor Bersejarah
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Haramkan Cara Cerdik Arsenal Cetak Gol
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
-
Timnas Inggris Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Kantongi Formula Redam Cuaca Ekstrem
-
Liverpool Bidik Andoni Iraola Demi Mengembalikan Karakter Permainan Agresif di Anfield