-
AC Milan menargetkan Jay Idzes, bek serba bisa berusia 25 tahun dari Sassuolo.
-
Idzes telah menjadi andalan Sassuolo dengan 12 penampilan sejak awal musim.
-
Fleksibilitas dan potensi sang bek sangat menarik perhatian klub Rossoneri.
Suara.com - Raksasa Italia, AC Milan, dilaporkan tengah memantau perkembangan bek sentral milik klub promosi Serie A, Sassuolo, yaitu Jay Idzes.
Ketertarikan besar Rossoneri terhadap pemain yang juga menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia itu dikonfirmasi oleh jurnalis ternama Sky Sports, Luca Cilli, dalam unggahan terbarunya di platform X (dahulu Twitter) pada Rabu (3/12).
Milan disebut-sebut sangat tertarik dengan profil Idzes yang tergolong masih belia, yakni berusia 25 tahun, serta dinilai mempunyai fleksibilitas posisi bertahan yang tinggi.
Pemain ini diyakini memiliki prospek cerah untuk terus meningkatkan kemampuan bermainnya di level tertinggi sepak bola Italia.
Ketertarikan itu muncul karena kemampuannya yang serba bisa saat diandalkan dalam skema pertahanan tiga bek.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, telah menempatkan Idzes sebagai salah satu andalan vital untuk mengisi lini belakang tim sejak awal musim kompetisi.
Sejak kepindahannya dari Venezia, Idzes sudah mencatatkan 12 penampilan bersama Neroverdi di berbagai ajang.
Jumlah pertandingan tersebut membuktikan bahwa sang pemain menjadi pilar utama di jantung pertahanan Sassuolo.
Idzes hanya kalah dalam jumlah penampilan dari rekan setimnya, Sebastian Walukiewicz, yang lebih banyak bermain sebagai bek kanan.
Baca Juga: Siapa Ayah Lyfe Oldenstam? Sosok Hebat di Balik Kemampuan Bintang Muda Como
Pemain berkebangsaan Polandia itu tercatat sudah tampil sebanyak 14 pertandingan di Liga Italia musim ini.
Cilli menjabarkan secara rinci faktor-faktor yang membuat manajemen Milan menaruh perhatian khusus pada Idzes, meski belum ada komunikasi resmi.
Faktor utama yang menjadi sorotan adalah potensi pengembangan diri dan kesesuaian Idzes dengan skema taktis yang diterapkan.
Kontrak sang bek dengan Sassuolo masih berlaku hingga tahun 2029, menjadikannya investasi jangka panjang yang berharga bagi klub saat ini.
Meskipun demikian, jurnalis Italia tersebut menggarisbawahi bahwa hingga saat ini belum ada kontak langsung antara manajemen AC Milan dengan pihak Sassuolo terkait transfer Idzes.
Namun, jelas bahwa nama Idzes menjadi salah satu profil yang menarik perhatian pemandu bakat dan direktur teknik Il Diavolo Rosso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus