- Filipina mencetak sejarah dengan mengalahkan Indonesia U-22 skor 1-0 pada Senin (8/12/2025).
- Kemenangan ini mengunci Filipina sebagai juara Grup C dan lolos ke semifinal setelah 34 tahun.
- Indonesia U-22 menelan kekalahan perdana SEA Games, mengulang hasil buruk serupa tahun 1995.
Suara.com - Filipina mengukir rekor apik usai keberhasilan mengalahkan Timnas Indonesia U-22, Senin (8/12/2025).
Kemenangan tipis 1-0 atas sang juara bertahan, Timnas Indonesia U-22 menjadi momen paling monumental bagi sepak bola Filipina dalam tiga dekade terakhir.
Gol tunggal dari Otu Banatao, yang lahir dari skema lemparan jauh, tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga mengukir serangkaian rekor manis.
Ini adalah kemenangan pertama Filipina atas Garuda Muda sepanjang sejarah SEA Games, mematahkan rekor tak terkalahkan tim Merah Putih dalam delapan pertemuan sebelumnya.
Lebih dari itu, kemenangan ini secara dramatis mengunci posisi The Azkals sebagai juara Grup C dan memastikan satu tiket ke babak semifinal.
Sebuah pencapaian yang mengakhiri penantian panjang selama 34 tahun, sejak terakhir kali mereka lolos ke fase gugur pada edisi 1991 saat menjadi tuan rumah.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi de javu yang sangat pahit bagi Timnas Indonesia U-22.
Hasil minor di laga pembuka ini secara menyakitkan mengulang kembali tragedi yang pernah terjadi tepat 30 tahun silam.
Pada SEA Games 1995, yang juga digelar di Thailand dan di stadion yang sama, Timnas Indonesia juga menelan kekalahan di laga perdana, takluk 1-2 dari tuan rumah.
Baca Juga: Rapor Pemain Keturunan Indonesia saat Lawan Filipina di SEA Games 2025, Kok Bisa Kalah Memalukan Sih
Kekalahan di laga pembuka pada edisi 1995 itu terbukti fatal, karena Indonesia akhirnya gagal melaju ke babak semifinal.
Kini nasib buruk yang sama kembali membayangi. Kekalahan dari Filipina ini memutus rentetan rekor positif Indonesia yang tak pernah kalah di laga pembuka SEA Games selama 30 tahun terakhir, sejak tragedi 1995.
Skuad asuhan Indra Sjafri kini berada di ujung tanduk, dengan ancaman eliminasi dini yang sangat nyata.
Berita Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-22 yang Tampil Kurang Solid saat Dihajar Filipina
-
Terbongkar Biang Kerok Timnas Indonesia Kalah dari Filipina di SEA Games 2025
-
Ini Harga Mati Timnas Indonesia Kalau Mau Selamat dari Rekor Buruk di SEA Games 2025
-
Dulu Paling Dinanti, Kini Mauro Zijlstra Melempem Lawan Filipina di SEA Games 2025
-
Media Malaysia: Filipina Permalukan Indonesia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan
-
Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3
-
Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar
-
Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya
-
3 Lip Balm Wardah untuk Bibir Kering dan Gelap, Pilih yang Sesuai Kebutuhan Menurut Review
-
Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan
-
Bulog Catat Penyerapan 3,5 Juta Ton Setara Beras, Perkuat Cadangan Pangan Nasional
-
Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama