- John Heitinga muncul sebagai kandidat kuat calon pelatih Timnas Indonesia pasca era Patrick Kluivert.
- Sebagai legenda Ajax, Heitinga meraih delapan gelar bergengsi dan 218 penampilan bersama klub tersebut.
- Ia memiliki pengalaman Liga Champions dan menjadi bagian skuad Belanda finalis Piala Dunia 2010.
Suara.com - Bursa calon pelatih Timnas Indonesia semakin liar dan memanas. Di tengah ketidakpastian pasca era Patrick Kluivert, satu nama baru menyeruak ke permukaan dan langsung mencuri perhatian: John Heitinga.
Sosok pria bernama lengkap John Gijsbert Alan Heitinga ini mendadak jadi buah bibir setelah Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memberikan kode keras bahwa suksesor di kursi pelatih Garuda kemungkinan besar masih berdarah Belanda.
Sinyal ini seolah mengarahkan telunjuk publik pada sosok yang kini sedang meniti karier kepelatihan di Inggris tersebut.
Namun, sebelum berandai-andai lebih jauh, ada baiknya menilik rekam jejak pria kelahiran Alphen aan den Rijn ini.
Jika ukurannya adalah pengalaman dan mentalitas juara, angka-angka yang dicatatkan Heitinga sama sekali tidak main-main.
Legenda Ajax Amsterdam dengan 8 Trofi
Sebagai pemain, Heitinga adalah definisi dari kesetiaan dan kesuksesan bersama Ajax Amsterdam.
Mengabdi dalam dua periode berbeda (2002–2008 dan 2015–2016), ia menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang raksasa Belanda tersebut.
Total 218 pertandingan ia lakoni berseragam Ajax, dengan sumbangan 25 gol dan 3 assist—angka yang produktif untuk seorang bek tengah.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 di Ambang Tersingkir Gara-gara Vietnam dan Malaysia, Apa Kata PSSI?
Lemari trofinya pun penuh sesak dengan delapan gelar bergengsi, meliputi dua gelar Eredivisie, tiga Piala KNVB, dan tiga Piala Super Belanda (Johan Cruijff Shield).
Jam Terbang Tinggi di Liga Top Eropa
Kualitas Heitinga tidak hanya teruji di kandang sendiri. Ia adalah salah satu bek Belanda yang sukses menaklukkan kerasnya liga-liga top Eropa.
Statistiknya berbicara sendiri. Sepanjang karier profesionalnya di level klub, ia mencatatkan total 426 pertandingan resmi.
Rinciannya sungguh mentereng: 154 laga di Eredivisie, 129 laga di Premier League yang terkenal fisik bersama Everton, serta 28 penampilan di La Liga bersama Atletico Madrid.
Pengalamannya di panggung Eropa pun tak kalah garang, dengan 16 penampilan di Liga Champions dan 14 laga di Piala UEFA. Ini adalah bukti sahih bahwa ia terbiasa dengan tekanan di level tertinggi.
Tag
Berita Terkait
-
SEA Games 2025: 2 Alasan Vietnam dan Malaysia Bisa Lebih Memilih untuk Main Mata!
-
Berapa Skor Terakhir Timnas Indonesia vs Myanmar di SEA Games?
-
Nova Arianto Bocorkan Timnas Indonesia U-20 Asuhannya Bakal Kedatangan 20 Pemain Diaspora
-
Media Prancis Sebut Calvin Verdonk Cedera Jangka Panjang, Posisinya di Lille Terancam
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Myanmar di SEA Games 2025
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit