- Persib Bandung meluncurkan jersey 2025/2026 bertema "City of Champions" hasil kolaborasi dengan apparel Kelme dari Spanyol.
- Jersey baru tersebut menggunakan teknologi modern seperti bahan ringan dan fitur pelepasan keringat untuk kenyamanan pemain.
- Untuk menghindari produk palsu, pembeli dianjurkan memeriksa label, kualitas jahitan, material, harga, dan lokasi pembelian resmi.
Suara.com - Persib Bandung di musim 2025/2026 mengusung tema menarik pada jersey mereka. Jersey anyar ini mengusung tema City of Champions, sebuah konsep yang merepresentasikan sejarah panjang Kota Bandung sebagai kota para juara.
Bagi Persib, jersey ini bukan sekadar seragam bertanding, tetapi identitas, kebanggaan, dan manifestasi perjuangan klub serta para pendukungnya, para bobotoh.
Peluncuran jersey musim ini menandai kerja sama besar Persib dengan Kelme, apparel olahraga global asal Spanyol yang telah lebih dari setengah abad berkiprah di dunia olahraga internasional.
Kelme dikenal luas sebagai pemasok perlengkapan untuk berbagai klub elite di Eropa hingga Asia, sehingga kolaborasi ini dipandang sebagai langkah maju bagi Persib, baik dari sisi kualitas produk maupun nilai komersial.
Kelme membawa rangkaian teknologi terbaru untuk jersey Persib musim 2025/26, mulai dari bahan ultra ringan, fitur moisture-wicking yang menjaga kenyamanan pemain, hingga konstruksi yang mendukung mobilitas maksimal di lapangan.
Desain jersey City of Champions memadukan unsur modern dan tradisional Bandung.
Warna biru khas Persib tetap menjadi dominasi, namun diperkaya dengan pattern yang terinspirasi dari arsitektur kota dan sejarah perjuangan Maung Bandung. Elemen visual ini membuat jersey terasa lebih personal bagi Bobotoh.
Seiring peluncuran jersey baru, peredaran jersey palsu atau KW juga semakin marak di pasaran.
Bagi para bobotoh, berikut 5 cara mudah untuk membedakan jersey Persib Bandung original dengan KW alias fake:
Baca Juga: Bojan Hodak Puas Ramon Tanque dan Barros Mulai Tunjukkan Taji di Persib Bandung
1. Label dan Tag Resmi
Jersey ori selalu dilengkapi label produsen, kode produksi, dan informasi ukuran yang rapi dan akurat. Produk palsu umumnya memiliki label murahan atau bahkan tanpa identitas jelas.
2. Kualitas Jahitan
Jersey asli memiliki jahitan presisi dan kuat. Produk palsu biasanya memiliki jahitan tidak rapi, benang keluar, atau pola yang tidak simetris.
3. Material Premium
Jersey ori menggunakan bahan lembut, elastis, dan mampu menyerap keringat dengan optimal. Jersey KW cenderung lebih kaku, panas, dan tidak nyaman dipakai.
4. Harga Realistis
Jika harga terlihat terlalu murah, besar kemungkinan itu adalah barang palsu. Jersey resmi memiliki rentang harga standar sesuai kualitas.
5. Pembelian di Toko Resmi
Cara paling aman adalah membeli langsung di store resmi Persib atau mitra yang telah terverifikasi. Toko resmi biasanya memberikan bukti keaslian produk.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam