Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 12 Desember 2025 | 07:06 WIB
Timnas Indonesia U-22 dalam SEA Games 2025. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/app/nym)
Baca 10 detik
  • Indonesia wajib menang minimal selisih tiga gol agar lolos semifinal SEA Games.

  • Kemenangan dua gol hanya cukup jika Indonesia unggul jauh produktivitas gol.

  • Poin kedisiplinan menjadi penentu jika selisih gol sama dengan Malaysia.

Hal ini dikarenakan Indonesia akan kalah dalam hal produktivitas mencetak gol dari Malaysia, meskipun kedua tim memiliki selisih gol yang sama yaitu plus satu (+1).

Situasi lain yang juga harus dihindari adalah hasil imbang selisih gol, seperti saat Indonesia menang dengan skor 4-2.

Kemenangan 4-2 akan menghasilkan selisih gol yang identik antara Indonesia dan Malaysia, yakni 4-3, yang akan memaksa penentuan runner-up terbaik melalui poin kedisiplinan.

Poin kedisiplinan ini dihitung berdasarkan total jumlah kartu yang diterima oleh masing-masing tim selama kompetisi.

Kemenangan atas Myanmar menjadi harga mati bagi Timnas U-23 untuk menjaga asa mereka di turnamen ini.

Kombinasi antara kemenangan dan perhitungan selisih gol menjadi kunci utama agar tidak bergantung pada nasib kedisiplinan.

Pelatih Timnas U-22 tentu akan mempersiapkan strategi ofensif yang agresif untuk meraih margin kemenangan yang dibutuhkan.

Semua mata kini tertuju pada pertandingan terakhir Grup A, di mana perjuangan Garuda Muda akan ditentukan.

Perhitungan matematika dan ketajaman di lini serang akan menjadi faktor penentu utama bagi Indonesia untuk lolos ke babak empat besar.

Baca Juga: Cedera ACL Masih Membekas, Lalu Muhammad Zohri Persembahkan Medali Perak di SEA Games 2025

Load More