- Lalu Muhammad Zohri meraih medali perak 100 meter putra SEA Games 2025 di Bangkok dengan waktu 10,25 detik.
- Performa Zohri terpengaruh cedera lama ACL lutut kiri yang membatasi durasi dan intensitas latihannya.
- Ia absen di nomor 200 meter atas larangan demi menghindari risiko cedera lebih lanjut pada tikungan lintasan.
Suara.com - Sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, meraih medali perak pada final nomor 100 meter putra SEA Games 2025 yang berlangsung di Suphachalasai National Stadium, Bangkok. Catatan waktunya terganggu oleh masalah cedera ACL yang masih membekas.
Zohri, yang sebelumnya menjadi pelari tercepat pada babak penyisihan, menuntaskan lomba dengan waktu 10,25 detik dan berada di belakang wakil tuan rumah, Boonson Puripol, yang mencatatkan 10,00 detik.
Dalam keterangannya, Zohri menyampaikan apresiasi atas dukungan publik Tanah Air.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Indonesia yang telah mendukung saya. Beberapa bulan ini memang saya jarang kelihatan karena training camp di Jepang," kata Zohri.
Ia kemudian mengungkap kondisi cedera yang sempat menghambat persiapannya.
"Dan sebelum training camp juga ada sedikit kendala di lutut kiri saya, itu ACL."
Zohri menambahkan bahwa ia hanya tampil pada nomor 100 meter dan estafet. Ia dilarang turun pada nomor 200 meter yang selama ini menjadi salah satu spesialisasinya karena mempertimbangkan risiko cedera pada tikungan lintasan.
"Kenapa saya nggak turun di nomor 200 meter, karena dilarang, karena ada tikungan, jadi saya fokus 100m saja," kata Zohri.
Lebih lanjut, Zohri mengakui bahwa kondisi lutut, pemulihan, serta keterbatasan latihan turut mempengaruhi performanya di final. Meski begitu, ia menegaskan sudah memberikan seluruh kemampuannya.
Baca Juga: Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Koleksi 14 Emas, tapi Disalip Vietnam
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Sekali lagi terima kasih buat masyarakat Indonesia yang telah mendukung dan mensupport saya," katanya.
Ia juga menceritakan jalannya perlombaan.
"Sebenarnya saya sudah memimpin dari awal sampai 30-20 meter terakhir, tapi di akhir saya habis. Itu yang jadi kendala. Nggak berasa sebenarnya, cuma kurang latihan aja karena memang saya nggak bisa latihan lebih dari 100 meter."
Zohri masih memiliki satu kesempatan tambahan untuk menyumbang medali bagi Indonesia melalui nomor estafet. Namun, tim pelatih akan lebih dulu menilai kesiapan fisiknya, terutama terkait kondisi ACL yang masih menjadi perhatian khusus.
(Antara)
Berita Terkait
-
Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Koleksi 14 Emas, tapi Disalip Vietnam
-
AS Roma Kandaskan Celtic 3-0 di Liga Europa 2025/26, Evan Ferguson Gacor
-
Profil Dwi Ani Retno Wulan Atlet MMA Rembang Pencetak Sejarah di SEA Games 2025
-
Klasemen SEA Games 2025 Hari Ini: Thailand Sulit Dikejar, Indonesia Koleksi 14 Emas
-
Penantian Panjang Berakhir! Timnas 3x3 Putri Indonesia Raih Emas SEA Games 2025
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan