Bola / Bola Dunia
Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:40 WIB
Tekanan Memuncak! Xabi Alonso Diberi Kesempatan Terakhir, Kalah Lagi Bakal Dipecat. [Instagram Real Madrid]
Baca 10 detik
  • Real Madrid kalah 1-2 dari Manchester City di Santiago Bernabéu, memperpanjang tren performa buruk mereka.
  • Akibat kekalahan ini, posisi Real Madrid di puncak klasemen La Liga terancam karena tertinggal empat poin dari Barcelona.
  • Meskipun ada spekulasi, petinggi klub termasuk Florentino Pérez masih memberi kepercayaan sementara kepada pelatih Xabi Alonso.

Suara.com - Real Madrid kembali tersandung di hadapan publik sendiri. Kekalahan 1-2 dari Manchester City di Santiago Bernabéu, Kamis dinihari WIB, menjadi pukulan telak kedua dalam empat hari terakhir.

Hasil tersebut semakin menambah tekanan besar di pundak pelatih Xabi Alonso, yang mulai diragukan mampu membawa Los Blancos kembali ke jalur kemenangan.

Kekalahan dari City memperpanjang tren negatif Real Madrid.

Dari delapan laga terakhir di semua kompetisi, Los Blancos hanya mampu memetik dua kemenangan, tiga kali seri, dan tiga kali tumbang.

Performa buruk itu membuat posisi mereka melorot dari puncak klasemen La Liga hingga kini tertinggal empat poin dari Barcelona.

Pada fase liga Liga Champions, peluang Madrid finis di delapan besar juga semakin terancam.

Situasi ini langsung memunculkan spekulasi besar mengenai masa depan Alonso.

Pelatih berusia 43 tahun yang datang dengan reputasi gemilang setelah mengangkat Bayer Leverkusen ke level elite Eropa kini mulai dipertanyakan kapasitasnya.

Namun laporan terbaru menunjukkan bahwa posisinya untuk saat ini masih aman.

Baca Juga: Pep Guardiola Merendah usai Permalukan Real Madrid di Santiago Bernabeu

Menurut laporan Guillermo Rei dari The Athletic, para petinggi Real Madrid disebut tidak menunjukkan kekhawatiran berlebih usai kekalahan dari Man City.

Presiden klub, Florentino Pérez, bersama jajaran direksi disebut masih memberi kepercayaan kepada Alonso untuk membalikkan keadaan.

Meski begitu, posisi Alonso belum sepenuhnya aman. Laga melawan Alaves pada Minggu mendatang dijadikan sebagai momentum penting untuk kembali ke jalur kemenangan.

Madrid dijadwalkan memainkan tiga pertandingan sebelum tahun 2025 berakhir: menghadapi Alavés di La Liga, CF Talavera de la Reina pada ajang Copa del Rey, dan duel krusial melawan Sevilla.

Jika Madrid kembali terpeleset dan jarak dengan Barcelona semakin melebar, tekanan bisa berubah menjadi keputusan final.

Masa jeda kompetisi saat libur musim dingin memberi waktu ideal bagi Real Madrid untuk mencari pelatih baru jika pergantian dianggap perlu.

Load More