- Kevin Diks memilih Indonesia didasari panggilan hati dan kebanggaan keluarga, terutama sang kakek.
- Ia memutuskan proses naturalisasi pada November 2024 setelah berdiskusi dengan kakeknya.
- Koneksi ini berasal dari garis keturunan kakeknya yang asli dari Morotai, Maluku Utara.
Suara.com - Bagi Kevin Diks, memilih untuk mengenakan seragam Merah Putih bukanlah sekadar keputusan karier, melainkan sebuah panggilan hati yang didasari oleh alasan yang jauh lebih dalam yakni kebanggaan keluarga, terutama sang kakek.
Saat dihadapkan pada persimpangan jalan antara membela Belanda, negara tempat ia lahir atau Indonesia, tanah leluhurnya, Diks tidak menempatkan logika profesional di urutan pertama.
Padahal, ia merupakan langganan timnas junior Belanda dan bahkan pernah mendapat panggilan untuk TC tim senior.
Keputusan besar ini justru ia mulai dengan sebuah perbincangan dari hati ke hati dengan sosok yang paling ia hormati.
"Orang pertama yang saya ajak berdiskusi adalah kakek saya. Dia benar-benar bangga pada saya saat itu dan sangat bahagia ketika saya mempertimbangkan bermain untuk Indonesia," kata Kevin diks saat wawancara dengan Bundesliga.
"Lalu, saya pun melakukan semua proses bersama PSSI. Kakek saya benar-benar bahagia saat itu," tambahnya.
Pengakuan ini menunjukkan betapa krusialnya restu dan kebahagiaan sang kakek dalam keputusannya.
Momen inilah yang memantapkan hatinya untuk menjalani proses naturalisasi pada November 2024 dan mengabdi pada skuad Garuda.
Namun, di balik kebanggaan besar itu tersimpan sebuah kisah haru. Hingga saat ini, sang kakek belum bisa menyaksikan langsung cucunya berlaga di stadion dengan seragam Timnas Indonesia karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh.
Baca Juga: STY Sakit Hati Timnas Indonesia Jadi Hancur
"Sayangnya, dia tidak bisa ke Indonesia karena kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan. Tapi dia sangat bangga kepada saya," cerita Diks.
"Saya mengujunginya kemarin, dan dia masih benar-benar bangga kepada saya dan menunjukkan saya berbagai hal tentang Indonesia," tambahnya.
Koneksi mendalam ini berasal dari garis keturunan sang kakek dari pihak ibu, yang merupakan orang Indonesia asli dari Morotai, Maluku Utara.
Pada akhirnya, keputusan Kevin Diks untuk memilih Indonesia adalah sebuah tribut, sebuah cara untuk menghormati akarnya dan memberikan kebahagiaan tak ternilai bagi orang yang paling ia cintai.
Berita Terkait
-
Belajar Usai Kalah Lawan Filipina, Indra Sjafri Ngeri dengan Myanmar
-
Dibocorkan Exco PSSI, Timnas Indonesia Lawan Negara Kelahiran Eliano Reijnders di FIFA Series 2026?
-
Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia U-22 Jelang Partai Hidup Mati Kontra Myanmar
-
Kronologis Ribut Asnawi Mangkualam vs Arya Sinulingga soal Kapten Timnas Indonesia
-
Belajar Kalah dari Filipina, Indra Sjafri Diprediksi Pasang Taktik Mematikan Lawan Myanmar
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia