-
Santiago Montiel resmi memenangkan FIFA Puskas Award 2025 melalui gol salto spektakuler.
-
Montiel mengalahkan Declan Rice dan Lamine Yamal dengan total raihan dua puluh satu poin.
-
Bek Independiente tersebut mencetak gol indah menggunakan kaki kiri dari luar kotak penalti.
Declan Rice harus puas berada di posisi berikutnya dengan total koleksi sebanyak 17 poin saja.
Rice mendapatkan dukungan masif dari fans sebanyak 11 poin namun hanya meraih 6 poin panelis.
Lamine Yamal juga mengantongi total 17 poin namun dengan distribusi angka yang sedikit berbeda.
Yamal memperoleh 8 poin dari penilaian panelis ahli dan 9 poin tambahan dari suara penggemar.
Selisih poin yang tipis ini membuktikan betapa sulitnya menentukan pemenang gol tercantik tahun ini.
Kemenangan Santiago Montiel didasari oleh aksi akrobatik luar biasa yang ia lakukan di lapangan hijau.
Bek kanan berusia 25 tahun tersebut mencetak gol salto saat membela Independiente melawan Independiente Rivadavia.
Momen ajaib itu terjadi dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Liga Profesional de Fútbol Argentina.
Pertandingan yang digelar pada bulan Mei 2025 menjadi saksi lahirnya sepakan kaki kiri yang mematikan.
Baca Juga: Kenapa Rizky Ridho Gagal Raih FIFA Puskas Award 2025?
Montiel melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau oleh penjaga gawang.
Proses penentuan pemenang Puskas Award melibatkan partisipasi aktif dari publik dan pakar sepak bola.
Tahap awal dimulai dengan jajak pendapat daring yang dilakukan oleh para fans di seluruh dunia.
Selain itu, panel khusus yang berisi para legenda FIFA turut memberikan penilaian profesional mereka.
Setiap pemilih diwajibkan untuk menentukan urutan tiga gol terbaik dari sepuluh video nominasi awal.
Sistem poin diatur dengan memberikan 10 poin untuk pilihan utama dan 3 poin untuk urutan kedua.
Pilihan ketiga mendapatkan 1 poin yang kemudian diakumulasikan menjadi 50 persen dari total suara akhir.
Metode penilaian yang komprehensif ini memastikan pemenang terpilih secara adil dan juga transparan.
Melalui sistem inilah gol indah Montiel akhirnya dinyatakan lebih unggul dibandingkan karya Yamal maupun Rice.
Penghargaan ini sendiri membawa nama besar Ferenc Puskas untuk menghargai warisan sang legenda Hungaria.
Ferenc Puskas dikenal sebagai predator kotak penalti yang sering mencetak gol spektakuler semasa kariernya dahulu.
Penghargaan internasional ini telah menjadi tradisi rutin FIFA sejak pertama kali diperkenalkan tahun 2009.
Setiap tahunnya, trofi ini diberikan kepada pencetak gol yang dinilai memiliki estetika paling memukau mata.
Kriteria utama adalah keindahan proses terjadinya gol tanpa memandang kasta liga atau jenis kelamin pemain.
Santiago Montiel kini resmi bersanding dengan deretan nama besar lain yang pernah meraih trofi serupa.
Kemenangan ini sekaligus menaikkan pamor kompetisi sepak bola di Amerika Selatan ke level yang lebih tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah
-
5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!
-
Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold