- Media Honduras melaporkan PSSI akan segera menunjuk John Herdman, yang memilih Indonesia daripada Honduras dan Jamaika.
- PSSI merekrut Herdman karena sukses membawa Kanada ke Piala Dunia dan menggantikan Patrick Kluivert sejak Oktober 2025.
- Herdman diprediksi akan menerapkan formasi tiga bek (3-4-2-1) yang menjadi ciri khasnya, berbeda dari formasi Kluivert.
Suara.com - Rumor kedatangan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia semakin menguat dan membawa angin segar perubahan taktik bagi Skuad Garuda.
Pelatih asal Inggris ini diprediksi akan mengembalikan skema tiga bek tengah yang sempat menjadi ciri khas Indonesia di era Shin Tae-yong.
Kabar mengenai merapatnya Herdman mencuat setelah media Honduras, Diez, melaporkan bahwa PSSI akan segera menunjuknya dalam waktu dekat.
Herdman dikabarkan lebih memilih proyek di Timnas Indonesia dan menolak tawaran dari negara zona CONCACAF seperti Honduras dan Jamaika.
“Negara-negara seperti Honduras dan Jamaika akan kehilangan kandidat unggulan, sementara Timnas Indonesia mendapatkan seorang visioner yang terbukti kemampuannya,” tulis Diez.
Media tersebut meyakini bahwa kesepakatan antara PSSI dan pelatih berusia 50 tahun ini tinggal menunggu pengumuman resmi.
“Pengumuman resmi dari PSSI mungkin akan datang dalam beberapa hari ke depan, yang akan mengkonfirmasi langkah lintas benua ini,” tukasnya.
Rekam jejak Herdman yang sukses membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 menjadi alasan utama ketertarikan PSSI.
Ia diproyeksikan untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert yang telah diberhentikan sejak Oktober 2025 akibat rentetan hasil buruk.
Baca Juga: Mengulang Jejak Peter Withe, John Herdman Pelatih Inggris Kedua di Timnas Indonesia
“PSSI mencari seorang pelatih dengan pengalaman di kualifikasi Piala Dunia, dan Herdman sesuai dengan kriteria untuk mengubah transisi dan tekanan,” tulis Diez menganalisis kebutuhan Indonesia.
Gaya melatih Herdman dinilai mampu memberikan dampak instan seperti yang ia lakukan di Amerika Utara.
“Pendekatan disiplinnya meningkatkan Kanada, menerapkan gaya permainan vertikal yang mengejutkan banyak orang. Indonesia berharap untuk mengulang kesuksesan memperbaiki peringkat di level Asia,” tambahnya.
Jika Herdman resmi terpilih menyingkirkan kandidat lain seperti Giovanni van Bronckhorst, Timnas Indonesia berpotensi besar kembali ke setelan pabrik dengan formasi tiga bek.
Data dari Transfermarkt menunjukkan bahwa formasi favorit Herdman adalah 3-4-2-1, skema yang ia gunakan saat membesut Kanada dan Toronto FC.
Kembalinya skema ini seolah merevisi eksperimen Patrick Kluivert yang bersikeras memakai 4-3-3 dan 4-3-2-1 namun gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Statistik Suram Elkan Baggott Sepanjang 2025, Cuma Main 360 Menit
-
Justin Hubner Berduka Atas Kepergian Tragis Mantan Rekan Setimnya
-
Bukti Kuat PSSI Bakal Pilih John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Sisi Kelam John Herdman, Timnas Indonesia Pikir-pikir Lagi Deh
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Minta Namanya Dirahasiakan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?
-
Kontroversi Ancang-ancang Penalti, Harry Kane Sukses 'Akali' Aturan FIFA?
-
Rekap Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Kamis 18 Juni: Ronaldo Mandul, Sejarah Baru Uzbekistan
-
Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?
-
Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko