- PSSI telah mengantongi dua nama kuat calon pelatih kepala Timnas Indonesia pasca wawancara langsung di Eropa.
- Keputusan akhir mengenai pelatih baru akan dibahas dalam rapat Exco PSSI setelah SEA Games 2025 selesai.
- Pengamat memuji proses pemilihan pelatih yang prosedural, menekankan pentingnya menghindari pengambilan keputusan secara sepihak.
Suara.com - PSSI mengungkapkan telah mengantongi dua nama terkuat untuk mengisi posisi pelatih kepala Timnas Indonesia. Informasi tersebut disampaikan anggota Eksekutif Komite (Exco) PSSI, Endri Erawan, setelah federasi melakukan rangkaian wawancara langsung di Eropa.
Dua kandidat tersebut rencananya akan dibahas dalam rapat Exco PSSI bersama Ketua Umum Erick Thohir. Rapat itu disebut akan digelar setelah SEA Games 2025 Thailand berakhir. PSSI menargetkan pengumuman pelatih baru bisa dilakukan dalam bulan ini atau selambat-lambatnya pada bulan depan.
Pengamat sepak bola Indonesia, Haris Pardede atau Bung Harpa, mengapresiasi langkah PSSI yang dinilainya tetap menjalankan mekanisme pemilihan pelatih secara profesional dan berjenjang.
"Karena prosesnya juga setahu saya juga melalui proses yang cukup prosedural, sama seperti dulu ketika memilih Shin Tae-yong dibandingkan Luis Milla. Dikasih tau spesifikasinya ke Dirtek. Dirtek mengerucutkan, wawancara. Lalu dua, nanti Exco akan memilih. Kita berharap prosedur ini tetap dilaksanakan. Bukan one man show," kata Harpa.
Menurut Bung Harpa, mekanisme tersebut penting untuk menjaga objektivitas dan menghindari keputusan sepihak dalam menentukan sosok yang akan menakhodai Tim Garuda ke depan.
Ia pun mengajak para pencinta sepak bola Tanah Air untuk menghormati siapa pun pilihan akhir PSSI, meski perbedaan pandangan di kalangan publik tidak dapat dihindari. Bung Harpa berharap federasi tidak keliru dalam menentukan pelatih yang akan memimpin Indonesia menuju target besar, termasuk Piala Dunia 2030.
"Apapun itu, mungkin kita punya preferensi berbeda-beda. Namun itu harus dihargai. Seperti dahulu juga pergantian dari Shin Tae-yong ke Kluivert. Mungkin kita terbelah tapi kita tetap dukung federasi. Mudah-mudahan ini adalah pilihan yang terbaik," kata Bung Harpa.
(Antara)
Baca Juga: Nama John Herdman Mengemuka untuk Latih Timnas, Bakal Jadi Patrick Kluivert Jilid II?
Berita Terkait
-
Nama John Herdman Mengemuka untuk Latih Timnas, Bakal Jadi Patrick Kluivert Jilid II?
-
Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Berapa Peringkat FIFA St. Kitts & Nevis?
-
Spekulasi Pelatih Timnas Indonesia Memanas, Jordi Amat Tanggapi Nama John Herdman
-
Bukan Lawan Biasa, Negara Karibia Ini Akan Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
John Herdman Lebih Masuk Akal Dibanding Giovanni van Bronckhorst
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi