-
Oki Rengga menekankan pelatih Timnas Indonesia baru harus tegas dan bebas dari segala intervensi.
-
PSSI telah mengantongi dua kandidat pelatih kuat hasil proses wawancara intensif di wilayah Eropa.
-
Giovanni van Bronckhorst menjadi salah satu nama yang dijagokan Oki untuk melatih Timnas Indonesia.
Suara.com - Dunia sepak bola tanah air tengah menantikan pengumuman resmi mengenai sosok yang akan menukangi Timnas Indonesia sebagai pelatih.
Oki Rengga yang merupakan mantan penjaga gawang profesional memberikan pandangan kritis mengenai kualitas pelatih masa depan.
Aktor yang populer lewat film "Agak Laen" ini menekankan bahwa aspek kepemimpinan adalah harga mati.
Ia menyatakan bahwa seorang juru taktik tidak boleh goyah oleh tekanan dari pihak luar manapun.
Pendapat ini disampaikan Oki saat menghadiri perhelatan Santini JMTV Awards 2025 di Jakarta pada Kamis malam.
Bagi Oki tanggung jawab penuh atas hasil pertandingan harus berada mutlak di tangan sang pelatih.
"Punya leadership dan tidak bisa diintervensi, menurut saya. Jadi apapun keputusan itu memang keputusan pelatih. Jadi pelatih bisa bertanggung jawab. Kalau misalkan gagal, kita tahu ini kegagalan pelatih, jadi kita tidak mencari kambing hitam yang lain-lain," kata Oki.
Ia menarik kesimpulan tersebut berdasarkan pengalaman pribadinya selama berkarier di lapangan hijau beberapa tahun silam.
Intervensi terhadap susunan pemain atau strategi dianggap sebagai racun yang merusak keharmonisan sebuah tim olahraga.
Baca Juga: Breaking News! John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Tunggu Diumumkan
Ketegasan seorang pelatih dalam mengambil keputusan akan menentukan sejauh mana tim tersebut bisa berkembang pesat.
Oki menceritakan bahwa campur tangan pihak luar terhadap pelatih bukanlah isu baru dalam dunia sepak bola.
"Ini berdasarkan pengalaman saya bermain bola. Ada pelatih yang bisa diintervensi, itu berpengaruh di tim," kata pria 35 tahun tersebut.
Keresahan ini menjadi alarm bagi PSSI agar lebih selektif dalam menyaring kandidat pelatih kepala yang baru.
Kemandirian dalam meramu strategi menjadi kunci utama agar tidak ada pihak yang saling menyalahkan saat hasil buruk diraih.
Kini publik menunggu langkah nyata dari federasi untuk memastikan pelatih yang terpilih memiliki integritas yang sangat tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo
-
Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat
-
Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas
-
Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Keluarga Lionel Messi Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah, Minta Privasi Dihormati
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028