-
Shin Sang-gyu pimpin Persebaya hadapi Borneo FC gantikan Uston Nawawi yang absen akibat kartu.
-
Persebaya tetap optimistis raih tiga poin lawan Borneo FC meski tanpa Bruno dan Rivera.
-
Leo Lelis yakin motivasi tinggi skuad Bajul Ijo mampu tumbangkan sang pemuncak klasemen sementara.
Suara.com - Manajemen Persebaya Surabaya mengambil langkah cepat dengan menunjuk Shin Sang-gyu untuk mendampingi skuad dari pinggir lapangan hijau.
Penunjukan ini dilakukan menjelang laga krusial melawan Borneo FC yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi saksi perjuangan tim berjuluk Bajul Ijo dalam lanjutan pekan ke-15 kompetisi kasta tertinggi.
Keputusan ini diambil karena pelatih sementara mereka, Uston Nawawi, terpaksa absen akibat terkena akumulasi kartu kuning yang didapatnya.
Shin Sang-gyu yang selama ini menjabat sebagai pelatih fisik kini memikul tanggung jawab besar sebagai instruktur utama di lapangan.
Kehadiran Shin di area teknis diharapkan mampu menjaga stabilitas performa tim selama sembilan puluh menit pertandingan berlangsung hari ini.
Sosok asal Korea Selatan ini memiliki pengalaman panjang sebagai bagian dari staf kepelatihan Tim Nasional Indonesia era Shin Tae-yong.
Ia secara resmi bergabung dengan jajaran manajemen teknis Persebaya Surabaya sejak awal bulan Juni pada tahun 2025 yang lalu.
Pengetahuan mendalam Shin mengenai kondisi fisik pemain dianggap menjadi nilai tambah yang sangat signifikan bagi tim saat ini.
Baca Juga: Lupakan Borneo FC, Persib Bandung Alihkan Fokus Hadapi Bangkok United
Meski tantangannya besar, Shin mengaku sangat siap untuk memberikan yang terbaik demi kemenangan tim kesayangan masyarakat Kota Surabaya ini.
Skuad kebanggaan Bonek ini harus menghadapi kenyataan pahit dengan absennya dua pemain asing andalan mereka di lini depan.
Bruno Moreira dan Francisco Rivera dipastikan tidak bisa merumput dalam laga yang sangat menentukan posisi di papan klasemen ini.
Shin mengungkapkan bahwa ketiadaan dua pemain tersebut memang memberikan pengaruh pada kedalaman strategi penyerangan tim tuan rumah nanti.
Namun, para pemain lain menunjukkan dedikasi yang luar luar biasa selama sesi latihan terakhir sebelum pertandingan dimulai di GBT.
Mengenai kesiapan mental anak asuhnya, Shin menegaskan bahwa tekad untuk menang adalah kunci utama bagi seluruh anggota skuad mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan