- Rentetan sebelas kemenangan Borneo FC dalam Super League 2025/2026 terhenti akibat dua kekalahan beruntun.
- Kekalahan terjadi dari Bali United (0-1) pada 30/11/2025 dan Persib Bandung (1-3) pada 5/12/2025.
- Meski demikian, Borneo FC tetap memimpin klasemen dengan 33 poin, unggul dari kejaran tim lain.
Suara.com - Rentetan 11 kemenangan Borneo FC di Super League 2025/2026 akhirnya terhenti setelah tim asal Samarinda itu menelan dua kekalahan beruntun.
Meski begitu, Pemain Borneo FC Fajar Fathur Rahman membantah timnya sudah kehabisan bensin.
Usai tampil dominan sejak awal musim, Pesut Etam kini harus menerima hasil kurang memuaskan saat berjumpa Bali United dan Persib Bandung.
Meski begitu, salah satu pilar mereka, Fajar Fathur Rahman, menampik anggapan bahwa timnya mulai kehabisan tenaga.
Tersendatnya laju Borneo FC dimulai ketika mereka takluk 0–1 dari Bali United pada pekan ke-14 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (30/11/2025).
Hasil pahit kembali terjadi saat menghadapi Persib Bandung di laga tunda pekan keempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (5/12/2025), dengan skor 1–3.
Dua kekalahan itu langsung memunculkan spekulasi bahwa Borneo FC mulai kehilangan momentum.
Namun, Fajar memastikan situasi tersebut bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Ia menilai naik turunnya performa adalah hal alami dalam kompetisi panjang.
"Saya pikir setiap tahun pasti ada anggapan begitu. Tapi yang paling penting, Borneo tetap Borneo," katanya kepada awak media.
Baca Juga: Lupakan Borneo FC, Persib Bandung Alihkan Fokus Hadapi Bangkok United
"Dari tahun kemarin juga kami bermain bagus, dan intinya kami tetap konsisten saja," jelasnya.
Meski berada dalam periode sulit, Borneo FC masih yetap kokoh di puncak klasemen dengan 33 poin, unggul empat angka dari Persija Jakarta dan lima poin dari Persib Bandung.
Namun, Persib masih menyimpan satu laga tunda melawan Malut United yang baru akan dimainkan Minggu (14/12/2025) di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Tantangan Borneo FC pun tidak berhenti di situ. Dalam tiga laga berikutnya, tim besutan Fabio Lefundes akan menghadapi jadwal berat melawan Persebaya Surabaya, Malut United, dan PSM Makassar.
Fajar menyebut rangkaian hasil buruk ini harus menjadi pengingat agar seluruh pemain kembali mengangkat performa.
"Ya, kalah dua kali, tapi mereka lupa bahwa kami juga menang 11 kali. Bukan hanya empat pertandingan ke depan yang berat, tapi 34 pertandingan ke depan akan lebih berat," ucapnya.
"Intinya tim harus tetap kompak, kerja keras, dan jangan terlena dengan posisi kami sekarang di peringkat 1. Setiap pertandingan kami jadikan motivasi untuk lebih baik lagi," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi