-
PSSI sepakat menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru menggantikan kandidat Patrick Kluivert.
-
Herdman memiliki latar belakang masa lalu yang keras sebelum sukses melatih tim dunia.
-
Kehadiran pelatih asal Inggris ini diharapkan mampu membangkitkan prestasi Timnas Indonesia internasional.
Kondisi ekonomi di kota asalnya sempat hancur total setelah sektor industri baja mengalami keruntuhan masif.
Bertahan di Lingkungan Keras
Tumbuh di lingkungan pengangguran tinggi membuat Herdman kecil berkembang menjadi pribadi yang sangat hiperaktif.
Ia dikenal sebagai sosok yang sangat keras kepala dan selalu menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas fisik.
Mulai dari olahraga tinju, renang, menari, hingga sepak bola ia geluti untuk menyalurkan energi berlebihnya.
Kerap kali ia harus terlibat dalam perkelahian fisik hanya untuk mempertahankan harga diri di jalanan.
Tekanan lingkungan yang ekstrem tersebut memaksa dirinya untuk belajar cara bertahan hidup sejak usia dini.
Melansir data dari Thestar, sebuah insiden kekerasan hebat hampir saja merenggut nyawa pelatih berbakat ini.
Ketika masih menginjak usia remaja, ia pernah mengalami penyiksaan fisik yang berlangsung selama satu jam.
Baca Juga: Segera Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Ternyata Sudah Menganggur Setahun
Tubuhnya diseret secara kejam sebelum akhirnya dilemparkan begitu saja ke jalanan oleh para pelaku kekerasan.
Momen traumatis tersebut menjadi persimpangan hidup yang menentukan bagi masa depan karir kepelatihannya nanti.
Ia dihadapkan pada pilihan sulit antara menyerah pada keadaan atau bangkit meninggalkan lingkaran setan tersebut.
Titik Balik Menuju Kesuksesan
Cahaya terang dalam hidupnya mulai muncul saat ia bertemu dengan seorang perempuan bernama Clare.
Hubungan yang terjalin sejak usia empat belas tahun tersebut menjadi penyelamat bagi kesehatan mentalnya.
Keluarga Clare dengan tangan terbuka memberikan tempat bernaung saat Herdman tidak memiliki tempat untuk pulang.
Dukungan emosional dari lingkungan baru tersebut perlahan mengarahkan fokusnya kembali ke dunia pendidikan olahraga.
Ia memulai langkah profesionalnya di akademi sepak bola hingga menjadi pelatih usia muda di klub Sunderland.
Keberaniannya berpindah ke Selandia Baru membuka jalan baginya untuk mencetak sejarah baru di dunia kepelatihan.
Namanya semakin meroket saat ia berhasil membawa tim nasional Kanada menembus putaran final Piala Dunia 2022.
Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa visi yang ia bangun sejak lama bukanlah sekadar bualan belaka.
Strategi yang ia terapkan terbukti ampuh dalam membangun fondasi jangka panjang bagi sebuah tim nasional.
“Kami akan lolos ke Piala Dunia 2022 dan membangun fondasi menuju 2026,” ucapnya pada awal 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA