- Gary Neville memprediksi juara Liga Inggris hanya akan diperebutkan Arsenal dan Manchester City saja.
- Aston Villa, meski impresif, dinilai Neville tidak memiliki kapabilitas untuk memenangkan Premier League musim ini.
- Neville yakin Arsenal berada di jalur yang tepat dan berpotensi memperlebar jarak poin di Februari dan Maret.
Suara.com - Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai persaingan juara Liga Inggris musim ini pada akhirnya hanya akan melibatkan dua tim: Arsenal dan Manchester City.
Meski Aston Villa tengah tampil luar biasa dan duduk di papan atas klasemen, Neville dengan tegas mencoret tim asuhan Unai Emery dari perburuan gelar Premier League.
Arsenal hingga pekan ke-17 memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan dua poin atas Manchester City di posisi kedua.
The Gunners, yang terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada 2004, dinilai Neville berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri puasa gelar panjang tersebut.
Sementara itu, Aston Villa mencuri perhatian publik setelah mencatatkan 10 kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 2-1 atas Manchester United. Hasil tersebut membuat Villa menempati peringkat ketiga, hanya terpaut satu kemenangan dari Arsenal.
Namun, performa impresif itu belum cukup meyakinkan Neville untuk menyebut mereka sebagai kandidat juara.
“Saya menarik garis di bawah dua tim teratas,” kata Neville dalam podcast Sky Sports.
“Aston Villa memang pantas dihormati, tapi mereka tidak akan menjuarai liga. Saya akan sangat terkejut jika itu terjadi.”
Menurut Neville, agar Villa bisa menjadi juara, terlalu banyak hal yang harus berjalan buruk bagi Arsenal dan Manchester City.
Baca Juga: Hasil Aston Villa vs Manchester United 2-1, Morgan Rogers Cetak Dua Gol Kemenangan
“Banyak hal harus salah di Arsenal dan City agar Aston Villa bisa juara. Itu sangat tidak mungkin,” ujarnya.
Neville juga menyoroti kekuatan Manchester City yang tetap menjadi ancaman terbesar bagi Arsenal.
Kehadiran Erling Haaland di lini depan dan Pep Guardiola di pinggir lapangan dinilai sebagai kombinasi istimewa yang membuat City selalu berbahaya dalam perburuan gelar.
“Ancaman terbesar bagi Arsenal adalah Manchester City, kecuali jika Arsenal mengalami badai cedera, terutama pada pemain seperti Declan Rice dan beberapa nama kunci lainnya,” lanjut Neville.
Meski mengakui Arsenal tidak selalu tampil meyakinkan, Neville menilai hal tersebut wajar dalam perjalanan panjang sebuah musim.
Ia mencontohkan kemenangan tipis 1-0 atas Everton yang tetap bernilai penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach