-
Napoli meraih gelar Piala Super Italia ketiga setelah mengalahkan Bologna dengan skor akhir 2-0.
-
David Neres menjadi pahlawan kemenangan Napoli dengan mencetak dua gol pada masing-masing babak pertandingan.
-
Pertandingan final berlangsung di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, dengan dominasi penuh dari skuad Napoli.
Memasuki paruh kedua, Napoli tidak menurunkan tempo permainan dan tetap tampil menyerang dengan sangat agresif.
Amir Rrahmani nyaris menggandakan keunggulan melalui sundulan tajam yang mengarah tepat ke arah gawang lawan.
Akan tetapi, Federico Ravaglia kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menghalau bola yang datang dengan sangat cepat.
Momentum kemenangan Napoli semakin terlihat nyata ketika pertandingan memasuki menit ke-57 di babak kedua ini.
David Neres kembali menjadi aktor utama dengan mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan situasi bola liar.
Gol kedua Neres tercipta dari insting predator di dalam kotak penalti yang gagal dihalau pemain bertahan.
Skor 2-0 membuat posisi Napoli berada di atas angin dan semakin nyaman mengendalikan jalannya laga.
Bologna sejatinya terus berupaya memperkecil ketertinggalan dengan melakukan beberapa pergantian pemain di lini tengah.
Usaha keras para pemain Bologna tetap menemui jalan buntu berkat kedisiplinan tingkat tinggi skuad asuhan Napoli.
Baca Juga: Prediksi Bologna vs Inter Milan: Siapa Lawan Napoli di Partai Final?
Peluit panjang pun berbunyi dengan skor tetap bertahan untuk kemenangan meyakinkan klub asal Italia Selatan tersebut.
Kemenangan ini menjadi sangat spesial karena merupakan koleksi trofi Piala Super Italia ketiga bagi Napoli.
Sebelum sukses di tahun ini, Napoli pernah meraih prestasi serupa pada edisi tahun 1990 silam.
Gelar kedua mereka dapatkan pada tahun 2014 sebelum akhirnya kembali bertahta pada kompetisi tahun ini.
Berdasarkan catatan resmi Supercoppa Italiana, David Neres menjadi bintang utama dengan memborong seluruh gol kemenangan.
Napoli kini menyamai pencapaian sejarah mereka sekaligus memberikan kebahagiaan besar bagi para pendukung setianya.
Bologna sebenarnya memberikan perlawanan yang patut diapresiasi sepanjang jalannya pertandingan di stadion Al-Awwal Park.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi mereka yang telah berjuang keras mencapai babak final musim.
Napoli menunjukkan mentalitas juara yang lebih matang dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta di lapangan.
Kini trofi Piala Super Italia telah resmi berpindah dan menjadi bagian dari sejarah besar klub Napoli.
Pesta kemenangan pun pecah di Riyadh sesaat setelah prosesi penyerahan medali dan trofi juara dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Hormati Ajaran Islam! FIFA Ubah Trofi Man of The Match Piala Dunia 2026
-
Iran dan Mesir Lawan Agenda LGBTQ di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Bilang Begini
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain