- Alessandro Bastoni tegaskan Piala Super Italia 2025 penting untuk membangun antusiasme dan kepercayaan diri tim.
- Inter Milan akan hadapi Bologna di semifinal Piala Super Italia pada 20 Desember 2025 di Riyadh.
- Bastoni menyoroti peran pelatih Cristian Chivu mengembalikan mental tim pasca musim sebelumnya yang intens.
Suara.com - Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, menegaskan bahwa gelar Piala Super Italia 2025 memiliki arti penting bagi timnya. Karena itu, Nerazzurri bertekad tampil maksimal saat menghadapi Bologna pada babak semifinal yang digelar di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, Sabtu (20/12/2025) dini hari WIB.
“Tentu saja itu sangat penting. Dengan dua pertandingan, anda bisa memenangkan sebuah trofi, sesuatu yang tidak bisa dianggap pasti. Memenangkan trofi akan memberi antusiasme serta kepercayaan diri yang juga bisa sangat berguna untuk menjalani musim,” ujar Bastoni, dikutip dari laman resmi Inter Milan.
Meski hanya diikuti empat peserta, yakni Napoli, AC Milan, Bologna, dan Inter Milan, Bastoni menilai Piala Super Italia tetap menghadirkan persaingan sengit. Ia menyebut seluruh kontestan memiliki kualitas tinggi, termasuk Bologna yang kerap menyulitkan Inter dalam beberapa musim terakhir.
“Ada tim-tim kuat di luar sana, dimulai dari Bologna, yang telah menimbulkan lebih dari satu masalah bagi kami dalam beberapa tahun terakhir,” kata Bastoni.
Kendati demikian, bek berusia 26 tahun tersebut tetap optimistis dengan kondisi timnya saat ini. Ia yakin Inter Milan mampu mengatasi Bologna dan melangkah ke partai final.
Status Inter sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Italia 2025/2026 serta posisi di zona delapan besar Liga Champions UEFA menjadi modal positif jelang laga semifinal tersebut.
“Saya selalu sangat kritis terhadap diri sendiri, selalu berusaha bekerja untuk mencapai kesempurnaan semaksimal mungkin. Meski begitu, saya juga menilai performa tim sebagai baik, seperti yang terlihat dari klasemen, hasil pertandingan, dan apa yang telah kami tunjukkan sejauh ini. Kami tahu masih ada ruang untuk berkembang, tetapi sejauh ini ini adalah musim yang baik,” tutur Bastoni.
Ia juga menyoroti peran besar pelatih Cristian Chivu dalam perjalanan Inter musim ini, terutama dalam mengembalikan mental dan kepercayaan diri tim setelah melewati musim yang berat sebelumnya.
“Tidak mudah untuk memulai lagi setelah musim yang sangat intens seperti tahun lalu, dan Chivu banyak membantu kami untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri serta keinginan untuk kembali bersaing. Secara mental, tidak mudah untuk memulai dari awal dan memberikan segalanya seperti yang ingin kami lakukan, dan dia sangat membantu kami dalam hal itu,” ujar Bastoni.
Baca Juga: Prediksi Bologna vs Inter Milan: Siapa Lawan Napoli di Partai Final?
Menghadapi Bologna yang saat ini bertengger di enam besar klasemen Liga Italia, Bastoni menyadari laga semifinal Piala Super Italia tidak akan berjalan mudah. Namun, ia menilai Inter siap menjawab tantangan tersebut dengan permainan berintensitas tinggi.
“Pertandingan seperti ini tidak perlu terlalu dipersiapkan secara khusus. Ada antusiasme besar dan keinginan kuat untuk tampil baik. Kami tahu Bologna akan membawa intensitas tinggi dan banyak duel, tetapi besok target kami adalah setidaknya menyamai intensitas mereka dan dengan begitu kami akan punya peluang besar,” kata dia.
Apabila mampu menyingkirkan Bologna, Inter Milan akan melaju ke final untuk menghadapi Napoli. Sebelumnya, Napoli memastikan tiket final setelah menaklukkan AC Milan dengan skor 2-0 pada semifinal lain yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, Selasa (23/12) dini hari WIB.
(Antara)
Berita Terkait
-
Prediksi Bologna vs Inter Milan: Siapa Lawan Napoli di Partai Final?
-
Derbi di Bursa Transfer: Jay Idzes Jadi Rebutan Sengit AC Milan dan Inter Milan
-
Pengadilan Ungkap Curva Sud Milan Jalankan Bisnis Ilegal, Curva Nord Inter Anjing Penjaga Mafia
-
Inter Milan Kehilangan Sosok Penting Jelang Supercoppa, Begini Kata Cristian Chivu
-
Gelandang Inter Pilih Kejar Scudetto daripada Mimpi ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Langkah Jenius Arema FC: Duo Persija Langsung Bungkam Persijap Jepara
-
Hajar Vietnam, Indonesia Cetak Sejarah Lolos ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Mauro Zijlstra Harus Bersaing Keras untuk Dapatkan Tempat di Lini Depan Persija
-
Thailand Tersisih, Irak Jumpa Iran di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Pesta 6-0, Jepang Tunggu Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Jelang Lawan Argentina, Timnas Spanyol Dalam Kondisi Mengkhawatirkan, Lini Belakang Krisis
-
Bek yang Bantah Punya Darah Indonesia Resmi Gabung Barcelona, Dapat Kontrak Jangka Panjang
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persib, Umuh Muchtar Ungkap Hal Mengejutkan
-
Sinyal Bahaya Buat John Herdman! Pelatih Gladbach Ungkap Kondisi Mengkhawatirkan Kevin Diks
-
Efek Domino Maarten Paes, Ajax Amsterdam Korbankan Kiper Muda Berbakat