-
Harry Kane pecahkan rekor Arjen Robben dengan 100 kontribusi gol hanya dalam 78 laga.
-
Striker Inggris ini menolak tawaran Barcelona demi mengejar trofi Liga Champions di Bayern Munchen.
-
Transformasi gaya main di bawah Vincent Kompany membuat Kane jadi kandidat kuat Ballon d'Or.
Suara.com - Panggung sepak bola Liga Jerman baru saja menjadi saksi bisu pecahnya sebuah rekor prestisius di Allianz Arena.
Harry Kane berhasil menorehkan tinta emas dalam perjalanan kariernya sebagai ujung tombak utama Bayern Munchen musim ini.
Ketajaman pemain asal Inggris tersebut kini benar-benar berada di luar nalar para pecinta sepak bola dunia.
Tanpa membutuhkan waktu lama, Kane sukses menghapus catatan statistik luar biasa yang selama ini dipegang legenda klub.
Kehadirannya di Bundesliga terbukti memberikan dampak instan yang sangat signifikan bagi dominasi klub raksasa asal Bavaria.
Satu gol krusial yang ia sarangkan ke gawang Heidenheim menjadi momen penentu sejarah besar bagi sang striker.
Gol ke-30 musim ini tersebut membawa nama Harry Kane masuk dalam daftar elit pemberi kontribusi gol terbanyak.
Kini sang penyerang telah membukukan total 100 kontribusi langsung untuk tim kebanggaan warga Munchen tersebut.
Secara rinci, Kane telah mengoleksi 81 gol serta menyumbangkan 19 assist yang sangat mematikan bagi lawan.
Baca Juga: Hasil Bundesliga: Bayern Munchen Hancurkan Heidenheim, 4 Gol Harry Kane Cetak Rekor 100 Gol
Hal yang paling mencengangkan adalah kecepatan sang pemain dalam meraih angka keramat tersebut di kancah kompetisi.
Harry Kane tercatat hanya membutuhkan total 78 pertandingan resmi untuk mencapai angka 100 kontribusi gol tersebut.
Catatan waktu ini secara otomatis meruntuhkan dominasi rekor yang sebelumnya dipegang teguh oleh sosok Arjen Robben.
Mantan pemain sayap asal Belanda itu diketahui memerlukan setidaknya 119 laga untuk bisa mencapai torehan serupa.
Perbedaan jumlah laga yang sangat jauh ini membuktikan betapa mengerikannya efisiensi Kane di depan gawang lawan.
Efektivitas luar biasa ini menempatkan dirinya sebagai salah satu penyerang paling menakutkan di era sepak bola modern.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026