- Asnawi Mangkualam menyatakan hanya segelintir pemain Timnas Indonesia yang layak tampil di putaran final Piala Dunia 2026.
- Pemain tersebut menilai kualitas dan mental pemain Indonesia belum siap bersaing di level sepak bola dunia tertinggi.
- Kegagalan lolos Piala Dunia 2026 membuat Asnawi terpukul, menekankan perlunya evaluasi realistis ke depan.
Suara.com - Asnawi Mangkualam akhirnya angkat bicara secara jujur soal kegagalan Timnas Indonesia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Ia menyebut cuma ada segelintir pemain Merah Putih yang layak mentas di ajang itu.
Asnawi Mangkualam menilai Timnas Indonesia memang belum sepenuhnya siap bersaing di level tertinggi sepak bola dunia, terutama dari sisi kualitas dan mental pemain.
Dalam perjalanannya di babak kualifikasi, Timnas Indonesia sempat membuka harapan besar.
Skuad Garuda bahkan sempat berada di posisi yang menjanjikan sebelum dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak menjadi titik balik yang memupus asa. Meski penampilan Indonesia menuai banyak pujian, hasil akhir tetap berbicara lain.
Pemain Port FC tersebut menegaskan bahwa kegagalan ini harus disikapi secara realistis.
Menurutnya, perbedaan paling mencolok antara Indonesia dan negara-negara langganan Piala Dunia terletak pada kualitas individu pemain.
“Menurut saya, kualitas pemain kita belum sampai ke sana. Cuma beberapa saja. Karena ini benar, ini faktanya,” ujar Asnawi dalam perbincangannya bersama Greg Nwokolo di podcast GOAT.
Eks pemain PSM Makassar itu juga menyoroti anggapan bahwa kehadiran banyak pemain keturunan otomatis membuat Timnas Indonesia siap tampil di Piala Dunia.
Asnawi menilai pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat jika tidak diimbangi dengan kualitas dan mental bertanding di level tertinggi.
Baca Juga: 3 Bintang Naturalisasi Dikabarkan Siap Susul Thom Haye dkk ke Super League
“Babak keempat itu mungkin kelihatan mudah dengan komposisi tim sekarang. Tapi untuk ke Piala Dunia, kalau realistis, menurut saya cuma ada lima sampai tujuh pemain yang benar-benar layak tampil di Piala Dunia. Dengan kualitas yang ada. Itu faktanya,” lanjutnya.
Lebih jauh, Asnawi juga mengungkapkan sisi emosionalnya setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.
Ia mengaku sangat terpukul mengingat perjuangan panjang yang telah dilalui sejak babak awal kualifikasi.
“Saya menangis. Sumpah. Pasti kecewa karena kita berjuang dari ronde pertama, masih lawan Brunei, sama-sama berjuang dari awal. Tapi hasilnya memang tidak sesuai ekspektasi kita semua,” ungkapnya.
Meski diliputi kekecewaan, Asnawi menekankan pentingnya kejujuran dan sikap realistis dalam menatap masa depan.
Menurutnya, kegagalan ini harus menjadi pelajaran besar agar Timnas Indonesia benar-benar siap bersaing di level dunia ke depannya.
“Kita semua ingin ke Piala Dunia. Tapi memang harus realistis juga. Ini jadi bahan evaluasi ke depan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rekor John Herdman Lebih Mentereng dari Shin Tae-yong, Bisa Katrol Ranking FIFA Timnas Indonesia?
-
Media Jepang Anggap PSSI Ambil Langkah Tepat Tunjuk John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Semirip Apa John Herdman dan Shin Tae-yong?
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gelar Evaluasi, Kemenpora akan 'Hukum' Cabor yang Gagal Penuhi Target SEA Games 2025
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung