-
Persija Jakarta kalah 0-1 dari Semen Padang akibat gol bunuh diri Jordi Amat.
-
Pertandingan diwarnai dua kartu merah yang diterima Figo Dennis dan Fabio Calonego.
-
Kemenangan gagal diraih meski tim ingin memberi hadiah ulang tahun untuk Jakmania.
Suara.com - Persija Jakarta memilih tidak berlarut dalam kekecewaan usai menelan kekalahan pahit dari Semen Padang pada lanjutan kompetisi Super League.
Bermain di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (22/12/2025) malam, Macan Kemayoran harus pulang tanpa poin setelah tumbang dengan skor tipis 0-1.
Kapten tim Persija, Rizky Ridho, tak menutupi rasa kecewanya atas hasil tersebut. Ia menilai laga berjalan berat sejak awal karena Persija harus menghadapi situasi sulit di lapangan.
Figo Dennis lebih dulu harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-37.
Kondisi kian memburuk ketika Fabio Calonego diganjar kartu merah di menit ke-90+6.
Petaka bagi Persija datang pada menit ke-83. Upaya Jordi Amat untuk menghalau bola justru berujung gol bunuh diri.
Harapan Persija sempat muncul ketika Macwell Souza mencetak gol di masa injury time, namun gol tersebut dianulir oleh wasit Steven Yubel Poli.
Rizky Ridho mengungkapkan bahwa tim sebenarnya sudah berusaha menjalankan instruksi pelatih, meski kondisi pertandingan tidak berpihak.
“Banyak kemauan Coach belum bisa kami lakukan dengan baik. Kami pun terkena kartu merah. Di ruang ganti, Coach berbicara kepada kami agar melanjutkan dan berusaha lebih baik lagi di babak kedua,” kata Ridho beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Soal Isu Pemain Baru Persib Bandung, Ini Kata Umuh Muchtar
Ia menegaskan, Persija tetap menunjukkan semangat juang tinggi meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.
“Di babak kedua, kami berusaha menjalankan apa yang Coach minta. Meskipun bermain dengan 10 pemain, kami tetap berusaha menyerang dan mencetak gol,” jelasnya.
Bek berusia 24 tahun itu juga mengaku sangat kecewa karena gagal mempersembahkan kemenangan di momen spesial ulang tahun ke-28 The Jakmania.
“Tekad kami datang ke sini adalah untuk memenangkan pertandingan dan memberikan hadiah kemenangan bagi Jakmania yang sedang berulang tahun."
"Namun, kami kebobolan satu gol dan akhirnya kalah. Ke depan, kami harus fokus untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah