- Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menolak membahas peluang juara meski timnya di papan atas klasemen.
- Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar diraih pada pekan ke-14 Super League 2025/26 di Parepare.
- Fokus utama tim adalah menjaga konsistensi permainan untuk menghadapi sisa laga putaran pertama kompetisi.
Suara.com - Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan timnya belum ingin berbicara mengenai peluang juara Super League 2025/26 meski terus berada di papan atas klasemen.
Ia menekankan bahwa fokus utama Malut United adalah menjalani kompetisi secara bertahap dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Hendri setelah Malut United meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar pada pekan ke-14 Super League 2025/26.
Bertanding di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/12/2025), Malut United mengamankan tiga poin berkat gol cepat David da Silva pada menit kedua babak pertama.
Tambahan poin tersebut membawa Malut United menempati posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 28 poin dari 14 pertandingan. Hasil itu turut membuat persaingan papan atas semakin ketat.
Meski demikian, Hendri memilih meredam euforia dan menegaskan timnya tidak terpengaruh oleh posisi di klasemen.
“Dengan kemenangan ini tentu persaingan di papan atas jadi semakin ketat. Tapi kami tidak memikirkan klasemen. Kami ingin step by step. Fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” kata Hendri saat ditanya wartawan perihal peluang juara.
Menurut Hendri, menjaga konsistensi permainan menjadi hal yang jauh lebih penting dibanding membicarakan peluang gelar, mengingat kompetisi Super League 2025/26 masih panjang dan putaran pertama belum sepenuhnya rampung.
Ia juga mengingatkan bahwa masih ada dua pertandingan tersisa di putaran pertama yang harus dijalani dengan fokus penuh.
Baca Juga: Terpaut 3 Poin dengan Pemuncak Klasemen, Bojan Hodak Fokus ke Pertandingan Persib
Usai meraih kemenangan di kandang PSM Makassar, Malut United akan menghadapi tantangan berat pada laga berikutnya dengan menjamu pemuncak klasemen sementara, Borneo FC Samarinda, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Selain menjaga posisi di papan atas, Hendri berharap David da Silva dan rekan-rekannya mampu mempertahankan konsistensi permainan seperti yang ditunjukkan saat menghadapi PSM Makassar.
“Saya bersyukur kepada Tuhan atas raihan 3 poin. Pertandingan melawan PSM tidak mudah, tetapi kami mampu menang berkat kerja keras dan konsistensi sepanjang pertandingan. PSM harus bermain pressing. Kami mengatasi situasi dengan menempatkan bola di belakang garis pertahanan lawan,” demikian Hendri.
Berita Terkait
-
Terpaut 3 Poin dengan Pemuncak Klasemen, Bojan Hodak Fokus ke Pertandingan Persib
-
Soal Isu Pemain Baru Persib Bandung, Ini Kata Umuh Muchtar
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Tumbang di Padang, Gagal Persembahkan Kado Ulang Tahun untuk Jakmania
-
Ini Jawaban Bojan Hodak Soal Isu Transfer dan Pemain yang Dipinjamkan
-
Kembali Berlatih, Persib Bandung Fokus Hadapi PSM Makassar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Hormati Ajaran Islam! FIFA Ubah Trofi Man of The Match Piala Dunia 2026
-
Iran dan Mesir Lawan Agenda LGBTQ di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Bilang Begini
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain