- Jay Idzes, bek Timnas Indonesia, berhasil mengamankan posisi reguler di Sassuolo setelah adaptasi di Serie A.
- Minat transfer serius muncul dari klub elite Serie A, seperti AC Milan dan Inter Milan, terhadap performa Idzes.
- Nilai pasar Jay Idzes melonjak drastis mencapai 10 juta euro pada Desember 2025, menjadikannya bek Indonesia termahal.
Suara.com - Jay Idzes tengah berada di fase paling krusial dalam perjalanan kariernya di sepak bola Eropa.
Bek Timnas Indonesia itu mengambil langkah besar dengan hijrah ke Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025 dan langsung merasakan ketatnya persaingan Serie A
Pada periode awal kedatangannya, Jay Idzes belum langsung dipercaya sebagai pilihan utama.
Ia lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan sambil beradaptasi dengan ritme permainan Italia.
Seiring berjalannya waktu, situasi berubah drastis. Kesempatan yang datang berhasil dimaksimalkan dengan baik, hingga Jay Idzes perlahan mengamankan posisi reguler di jantung pertahanan Sassuolo.
Konsistensi performanya membuat peran sang bek kian vital dalam skema permainan tim.
Penampilan kokoh tersebut bukan hanya berdampak pada lapangan.
Nama Jay Idzes mulai ramai diperbincangkan di bursa transfer, terutama setelah nilai pasarnya menunjukkan pergerakan signifikan dalam waktu singkat.
Sejumlah klub elite Serie A disebut mulai menunjukkan perkembangannya secara serius.
Baca Juga: Sudah Sejauh Mana Negosiasi PSSI dan John Herdman untuk Bisa Tukangi Timnas Indonesia?
AC Milan muncul sebagai salah satu kandidat terkuat yang tertarik mendatangkan Jay Idzes. Rossoneri memang tengah mencari tambahan tenaga di sektor bek tengah untuk memperkuat kedalaman skuad.
Menariknya, Milan dikabarkan tidak hanya mengincar satu pemain dari Sassuolo.
Selain Jay Idzes, Tarik Muharemovic juga masuk dalam daftar target yang diproyeksikan untuk memperkuat lini belakang pada musim mendatang.
Di sisi lain, Inter Milan juga ikut meramaikan persaingan.
Nerazzurri mempertimbangkan Jay Idzes sebagai opsi jangka panjang dalam proyek regenerasi pertahanan, mengingat usia Stefan de Vrij yang telah memasuki 33 tahun serta Francesco Acerbi yang kini berusia 37 tahun.
Tingginya minat dari klub-klub besar sejalan dengan kenaikan grafik nilai pasar Jay Idzes.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret