- Chelsea kalah 1-2 dari Aston Villa di Stamford Bridge; Ollie Watkins mencetak dua gol balasan Villa.
- Pelatih Enzo Maresca tidak khawatir dengan reaksi frustrasi Cole Palmer saat diganti pada menit ke-72.
- Maresca menyatakan pergantian Palmer karena kelelahan ringan akibat jadwal padat, bukan masalah serius.
Suara.com - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menegaskan tidak mempermasalahkan reaksi Cole Palmer yang terlihat frustrasi setelah ditarik keluar pada laga melawan Aston Villa di lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Chelsea harus menelan kekalahan 1-2 dari Villa dalam pertandingan yang digelar di Stadion Stamford Bridge, Minggu (28/12) dinihari WIB.
Chelsea sempat unggul lebih dulu pada babak pertama melalui gol Joao Pedro.
Gol tersebut tercipta setelah Pedro sedikit menyentuh bola hasil sepak pojok Reece James yang mengarah ke dalam kotak penalti. The Blues tampil dominan di awal laga dan menguasai permainan.
Namun, Aston Villa mampu bangkit pada babak kedua. Tim asuhan Unai Emery membalikkan keadaan berkat dua gol dari penyerang pengganti, Ollie Watkins.
Masuk dari bangku cadangan, Watkins mencetak gol pada menit ke-63 dan 84 untuk memastikan kemenangan Villa di kandang Chelsea.
Sorotan kemudian tertuju pada Cole Palmer. Gelandang serang Chelsea itu ditarik keluar pada menit ke-72 saat skor masih imbang 1-1 dan digantikan oleh Estevao.
Palmer tampak tidak puas dengan keputusan tersebut dan sempat melontarkan kata-kata kepada asisten pelatih Willy Caballero sebelum duduk di bangku cadangan.
Menanggapi hal tersebut, Maresca menegaskan dirinya tidak khawatir dengan reaksi Palmer.
Baca Juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal ke Puncak, Liverpool Naik, Chelsea Tertekan
“Tidak, tidak. Dia bekerja sangat baik. Dengan dan tanpa bola, dia menekan dan tampil bagus,” ujar Maresca dilansir dari Metro.uk
Pelatih asal Italia itu juga menjelaskan bahwa pergantian Palmer bukan disebabkan masalah kebugaran serius.
“Dia bekerja sangat keras dan sedikit kelelahan. Secara keseluruhan, dia menjalani pertandingan yang bagus,” kata Maresca.
Ia menambahkan, Chelsea harus mempertimbangkan kondisi pemain karena jadwal padat, dengan laga berikutnya menanti dalam waktu 48 jam.
Dalam laga tersebut, Maresca harus menyaksikan timnya dari tribun penonton akibat sanksi larangan mendampingi tim di pinggir lapangan.
Ia menilai gol penyama kedudukan Aston Villa mengubah jalannya pertandingan.
“Saya pikir gol yang kami kebobolan benar-benar mengubah dinamika pertandingan. Sebelum itu, kami mengontrol permainan dan seharusnya bisa mencetak dua atau tiga gol,” ujar Maresca.
Ia juga menekankan pentingnya efektivitas penyelesaian akhir serta kemampuan mengelola pertandingan setelah kebobolan.
“Kami harus lebih klinis. Selain itu, kami perlu belajar bagaimana mengelola permainan dengan lebih baik setelah kebobolan, ini soal pengalaman dari pertandingan ke pertandingan,” katanya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal ke Puncak, Liverpool Naik, Chelsea Tertekan
-
Senjakala di Molineux: Nestapa Wolves yang Menulis Ulang Rekor Terburuk Liga Inggris
-
Hasil Liga Inggris: Tekuk Nottingham, Manchester City Geser Arsenal dari Puncak Klasemen
-
Prediksi Nottingham Forest vs Manchester City: Ujian Berat Tuan Rumah, City Bidik Puncak Klasemen
-
Prediksi Chelsea vs Aston Villa: Misi The Blues Hentikan Laju Senssional Pasukan Emery
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa