- Pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martín, dan tiga anaknya hilang setelah kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo pada Jumat (26/12).
- Keluarga korban mendesak tim penyelamat untuk terus melanjutkan operasi pencarian hingga para korban ditemukan.
- Operasi pencarian melibatkan otoritas Indonesia dan diplomatik Spanyol, dengan fokus pada area sekitar Pulau Padar.
Suara.com - Keluarga Fernando Martín, pelatih Valencia CF Femenino B, mendesak agar upaya pencarian terus dilanjutkan hingga para korban ditemukan.
Fernando Martin dan ketiga anaknya yang masih di bawah umur dilaporkan hilang setelah kapal wisata yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Minggu (28/12), pihak keluarga memohon agar tim penyelamat tetap mengerahkan seluruh upaya pencarian.
“Kami memohon agar usaha pencarian ini tetap dipertahankan hingga keluarga kami ditemukan. Kepercayaan kami sepenuhnya kami letakkan pada kerja keras tim penyelamat,” demikian bunyi pernyataan keluarga seperti dilansir dari Telecinco.es
Keluarga juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan simpati yang mengalir dari berbagai pihak di tengah situasi yang sangat berat.
Mereka menegaskan bahwa hingga saat ini, satu-satunya informasi resmi yang dapat disampaikan adalah operasi pencarian masih terus berlanjut.
Dalam pernyataannya, keluarga menyoroti peran aktif otoritas dan aparat keamanan Indonesia yang sejak awal telah bekerja maksimal dalam proses pencarian.
“Upaya ini bukan hanya membuat kami, keluarga korban, berada dalam penantian yang menegangkan, tetapi juga seluruh masyarakat Spanyol,” tulis pihak keluarga.
Keluarga juga menyampaikan apresiasi khusus kepada otoritas lokal Indonesia serta korps diplomatik Spanyol yang dinilai memberikan pendampingan dan dukungan penuh sejak insiden terjadi.
Baca Juga: Profil Lengkap Fernando Martin, Pelatih Valencia yang Alami Kecelakaan Tragis di Labuan Bajo
Selain itu, keluarga mengapresiasi sikap media yang dinilai menunjukkan empati serta menjaga etika dalam pemberitaan.
Sejumlah anggota keluarga bahkan telah bertolak ke Indonesia untuk ikut mendampingi dan memantau langsung proses pencarian di lokasi kejadian.
Operasi pencarian terhadap empat warga Spanyol tersebut kembali dilanjutkan pada hari ketiga, Minggu ini, setelah kapal wisata kayu KM Putri Sakinah tenggelam pada Jumat (26/12) di perairan sekitar Pulau Padar, Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kondisi cuaca buruk dan arus laut yang kuat dilaporkan menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat. Hingga saat ini, tim baru menemukan sejumlah puing kapal, sementara keberadaan para korban belum diketahui.
Otoritas setempat memperluas area pencarian hingga radius 5,25 mil laut dari titik tenggelamnya kapal. Kapal tersebut diketahui sedang berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar ketika insiden terjadi.
Dari total penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk istri Fernando Martín dan seorang anak perempuan mereka yang juga masih di bawah umur.
Berita Terkait
-
Profil Lengkap Fernando Martin, Pelatih Valencia yang Alami Kecelakaan Tragis di Labuan Bajo
-
Pelatih Valencia Tewas di Labuan Bajo, Real Madrid Tulis Pesan Menyentuh
-
Kronologis Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Jadi Korban Kapal Tenggalam di Labuan Bajo
-
Kabar Duka! Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo
-
Menelusuri Mawatu, Wisata Berkelanjutan Berbasis Pesisir di Timur Indonesia
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Kejutan di Boston! Paraguay Ungguli Jerman 1-0 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
12 Laga Tanpa Kalah, Casemiro Ukir Rekor Gila di Piala Dunia 2026
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual