-
PSIM Yogyakarta berhasil menahan imbang PSBS Biak 2-2 setelah sempat tertinggal dua gol.
-
Pelatih Jean-Paul van Gastel tetap bangga meski timnya hanya meraih satu poin di kandang.
-
Hasil seri ini membuat posisi PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat lima klasemen BRI Super League.
Upaya PSIM untuk membalikkan keadaan menjadi semakin berat saat memasuki menit-menit krusial akhir pertandingan.
Pemain muda Raka Cahyana Rizky harus keluar lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah dari wasit pada menit ke-87.
Kehilangan satu pemain membuat skema permainan yang telah disusun harus mengalami perubahan mendadak di lapangan.
Van Gastel menyayangkan situasi tersebut karena ia merasa timnya memiliki peluang besar untuk keluar sebagai pemenang.
Di sisi lain, bek Rendra Teddy Wijanarko yang tampil menggantikan Yusaku Yamadera merasa bersyukur atas hasil satu poin ini.
Teddy mengakui bahwa tim tamu memberikan perlawanan yang sangat merepotkan pada paruh pertama pertandingan.
Performa kolektif tim pada babak kedua dianggap sebagai kunci utama keberhasilan mereka menghindari kekalahan di kandang.
Meskipun demikian, hasil imbang ini memperpanjang catatan kurang memuaskan Laskar Mataram dalam beberapa pekan terakhir.
PSIM Yogyakarta kini tercatat belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya secara berturut-turut.
Baca Juga: Cetak Gol Spektakuler di Depan Ribuan Jakmania, Begini Statistik Jordi Amat Sepanjang 2025
Rincian hasil tersebut meliputi dua kali hasil imbang dan satu kali menelan kekalahan pahit.
Saat ini, Laskar Mataram masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 24 poin.
Sementara itu, PSBS Biak masih berjuang di papan bawah pada posisi ke-15 dengan total raihan 13 poin saja.
PSIM dijadwalkan akan menjamu Semen Padang pada hari Minggu mendatang di Stadion Sultan Agung pukul 15.30 WIB.
Sedangkan PSBS Biak akan bertolak ke Ternate untuk menghadapi tantangan dari Malut United pada hari yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial