- Manchester United ditahan imbang 1-1 oleh Wolverhampton Wanderers di Old Trafford pada 30 Desember 2025, menutup tahun dengan hasil mengecewakan.
- Pelatih Ruben Amorim mengakui duet gelandang bertahan Casemiro dan Ugarte gagal menciptakan kreativitas serangan yang dibutuhkan tim.
- Kinerja buruk ini diperparah absennya pemain kunci cedera dan bertugas di Piala Afrika, menghasilkan sorakan kekecewaan dari suporter.
Suara.com - Manchester United menutup tahun 2025 dengan hasil mengecewakan setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, di Old Trafford, Selasa (30/12) malam waktu setempat.
Hasil ini memicu sorotan tajam terhadap keputusan taktik pelatih Ruben Amorim, terutama terkait pemilihan komposisi pemain di lini tengah.
Dalam laga tersebut, Amorim menurunkan duet gelandang bertahan murni, Casemiro dan Manuel Ugarte, untuk mengisi pos sentral.
Keputusan ini terpaksa diambil menyusul badai cedera yang menimpa Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, dan Mason Mount, serta absennya pemain lain ke Piala Afrika.
Namun, perjudian tersebut terbukti gagal total karena permainan Setan Merah terlihat sangat kaku, miskin kreativitas, dan kehilangan fluiditas serangan.
Amorim secara terbuka mengakui bahwa menduetkan dua gelandang bertipe perusak tersebut bukanlah solusi yang tepat untuk menghadapi tim yang bermain bertahan total seperti Wolves.
"Ketika Anda memainkan Casemiro dan [Manuel] Ugarte di tengah, Anda tahu itu berbeda dibandingkan ketika Anda memiliki Bruno atau Kobbie," ujar Amorim usai laga.
Pelatih asal Portugal itu menyadari bahwa ketiadaan playmaker membuat timnya kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan dan menciptakan peluang bersih.
"Saya mengerti mengapa kami bermain seperti hari ini, kurangnya fluiditas, kurangnya situasi satu lawan satu," tambahnya.
Baca Juga: Bruno Fernandes Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Ruben Amorim Bilang Begini
Statistik pertandingan memperlihatkan betapa tumpulnya United, di mana kiper Senne Lammens justru menjadi pemain terbaik mereka berkat dua penyelamatan gemilang yang menghindarkan tim dari kekalahan memalukan.
Bahkan, Wolves yang belum pernah menang sejak April justru mencatatkan expected goals (xG) yang lebih tinggi (1,02) dibandingkan United (0,81).
Kekecewaan suporter tuan rumah tak terbendung hingga terdengar sorakan "boo" di akhir laga, kontras dengan kegembiraan fans Wolves yang merayakan poin ketiga mereka musim ini.
Masalah kreativitas ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Amorim, mengingat United hanya mampu meraih tiga poin dari kemungkinan 12 poin dalam laga kandang melawan tim-tim papan bawah seperti Everton, West Ham, Bournemouth, dan kini Wolves.
Amorim kini hanya bisa berharap para pemain kuncinya segera pulih atau kembali dari tugas negara untuk mengembalikan dinamika permainan tim yang hilang.
"Kami hanya perlu memulihkan pemain kami, pemain dari AFCON untuk kembali, dan kemudian fluiditasnya akan berbeda," pungkasnya optimis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kongres PSSI 2026 Digelar Berbarengan Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Habib Ikut Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Romelu Lukaku Bongkar Kunci Comeback Dramatis Belgia Singkirkan Senegal di Piala Dunia 2026
-
Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Amerika Serikat Susul Kanada dan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bosnia Tumbang 2-0
-
Harry Kane: Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan, Hari Ini Giliran Saya
-
Witan Nilai Latihan Shin Tae-yong di Persija Akan Berbeda dari Timnas Indonesia
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari