Bola / Bola Indonesia
Kamis, 01 Januari 2026 | 12:00 WIB
Viktor Gyokeres (Arsenal)
Baca 10 detik
  • Jamie Carragher menilai Viktor Gyokeres belum memenuhi standar penyerang juara untuk Arsenal.

  • Performa minim gol Gyokeres dianggap kalah saing dibanding kualitas teknis Gabriel Jesus.

  • Arsenal disarankan merombak komposisi lini depan demi bersaing dengan ketajaman Erling Haaland.

Suara.com - Legenda Liverpool Jamie Carragher baru saja memberikan pandangan yang sangat pedas terhadap penyerang anyar tim Meriam London.

Komentar ini muncul di tengah upaya keras skuat asuhan Mikel Arteta untuk mengamankan trofi kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Mantan bek tersebut meyakini bahwa striker asal Swedia itu belum mencapai standar yang diperlukan untuk membawa klub meraih kejayaan.

Arsenal diketahui menggelontorkan dana sebesar 55 juta poundsterling untuk memboyong sang pemain dari Sporting Lisbon musim panas lalu.

Ekspektasi tinggi menyelimuti kedatangannya mengingat kegagalan tipis klub London Utara itu meraih gelar juara pada musim-musim sebelumnya.

Sayangnya penampilan awal pemain bernomor punggung baru ini dianggap belum memberikan dampak signifikan bagi produktivitas tim.

Catatan statistik menunjukkan sang pemain hanya mampu menyarangkan tujuh gol dari total 21 pertandingan di berbagai ajang.

Kondisi semakin meragukan karena ia tercatat cuma mencetak satu gol saja dalam enam laga terakhir di liga domestik.

Meski saat ini Arsenal tengah nyaman duduk di puncak klasemen sementara, keraguan terhadap lini depan terus mencuat.

Baca Juga: Dua Lipa Curi Perhatian di Emirates Saat Arsenal Pesta Gol ke Gawang Aston Villa

Kemenangan telak empat gol berbanding satu atas Aston Villa ternyata tidak menutup celah penilaian negatif pengamat bola.

Carragher melihat posisi penyerang tengah masih menjadi lubang besar yang bisa menggagalkan ambisi juara The Gunners.

Dalam sebuah diskusi di media, ia secara gamblang membandingkan performa rekrutan baru tersebut dengan pemain lama, Gabriel Jesus.

Meskipun Jesus sering menuai kritik terkait ketajamannya di depan gawang, Carragher justru lebih condong membela pemain Brasil tersebut.

“Saya penggemar berat Gabriel Jesus. Dia mungkin bukan finisher yang sempurna, tapi dia pesepak bola yang fantastis,” ujar Carragher.

Pandangan ini didasari oleh kontribusi permainan secara keseluruhan yang dianggap lebih menguntungkan strategi menyerang tim Arsenal.

Load More