-
Ole Romeny menyebut atmosfer Stadion GBK tiga kali lebih hebat dari markas Feyenoord.
-
Pemain Timnas Indonesia ini merasakan stadion bergetar nyata saat mencetak gol lawan Bahrain.
-
Romeny awalnya tidak mengetahui memiliki darah Indonesia sebelum akhirnya dihubungi secara resmi PSSI.
Suara.com - Sensasi luar biasa dirasakan oleh penyerang anyar Timnas Indonesia saat pertama kali menginjakkan kaki di Senayan.
Pemain naturalisasi ini merasa terkejut dengan gairah sepak bola yang ditunjukkan oleh masyarakat di tanah air.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kini menjadi saksi bisu betapa besarnya dukungan suporter Garuda di Asia.
Ole Romeny memberikan testimoni yang sangat menarik mengenai perbandingan stadion di Eropa dengan keangkeran markas Indonesia.
Baginya pengalaman merumput di Jakarta merupakan momen yang tidak akan pernah ia lupakan sepanjang karier profesionalnya.
Eksistensi pendukung Timnas Indonesia mampu menciptakan suasana yang jauh lebih intens daripada stadion tersohor di Belanda.
Stadion De Kuip yang menjadi rumah bagi klub Feyenoord selama ini dikenal memiliki atmosfer paling mencekam.
Namun bagi pemain berusia 24 tahun tersebut tingkat kebisingan di Jakarta jauh melampaui standar sepak bola Eropa.
Ia merasakan ada energi tambahan yang muncul ketika puluhan ribu pasang mata memberikan dukungan secara langsung.
Baca Juga: Strategi Nova Arianto Cari Pemain Terbaik Timnas Indonesia U-20 Jelang Turnamen Besar Tahun 2026
Kesan mendalam ini muncul saat ia menyadari betapa fanatiknya masyarakat Indonesia terhadap prestasi tim nasional mereka.
“Pertandingan internasional pertama di Indonesia itu aneh, dalam arti luar biasa. Atmosfernya seperti De Kuip dikali tiga,” kata Ole Romeny dikutip dari De Gelderlander.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa megahnya tekanan dan semangat yang ada di dalam bangunan bersejarah Gelora Bung Karno.
Tidak hanya sekadar suara teriakan namun kehadiran penonton memberikan dampak psikologis yang positif bagi para pemain lapangan.
Romeny mengaku bahwa bulu kuduknya seringkali berdiri saat melihat koreografi serta nyanyian dari seluruh tribun stadion.
Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki basis massa sepak bola yang diakui oleh pemain kelas dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9