-
Persija Jakarta menjamu Persijap Jepara di SUGBK dengan target merebut posisi puncak klasemen.
-
Tim tamu Persijap Jepara berupaya bangkit dari zona degradasi demi memperbaiki posisi liga.
-
Pertandingan ini bisa disaksikan melalui live delay Indosiar pada Sabtu pukul 15.30 WIB.
Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara Persija Jakarta melawan Persijap Jepara.
Laga pekan ke-16 ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu sore pukul 15.30 WIB dengan atmosfer yang diprediksi sangat panas.
Meski tidak disiarkan secara langsung, para pendukung tetap dapat menyaksikan jalannya pertandingan melalui tayangan live delay Indosiar.
Pihak penyelenggara memastikan bahwa seluruh persiapan di stadion kebanggaan Indonesia tersebut telah rampung 100 persen bagi kedua tim.
Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi kedua kesebelasan yang berada di kutub klasemen yang sangat berbeda jauh.
Persija Jakarta saat ini sedang berada dalam tren positif setelah sukses mengamankan kemenangan tiga gol tanpa balas sebelumnya.
Tim asuhan Mauricio Souza ini terlihat sangat serius mempersiapkan diri bahkan tetap berlatih keras saat libur tahun baru.
Fokus utama mereka adalah menjaga kebugaran fisik pemain agar tetap berada pada level tertinggi di awal tahun 2026.
Kemenangan atas tim asal Lampung di laga terakhir menjadi modal kepercayaan diri yang sangat besar bagi skuad.
Baca Juga: Ryo Matsumura Dihukum PSSI 4 Pertandingan, Persija Bertindak
Ambisi utama Macan Kemayoran adalah meraih poin penuh demi menggulingkan dominasi Persib Bandung dan Borneo FC di puncak.
Hingga pekan ke-15, performa Rizky Ridho dan kolega memang tergolong sangat stabil dengan hanya dua kali menelan kekalahan.
Lini depan mereka sangat produktif dengan koleksi 30 gol, sementara lini pertahanan hanya kebobolan 13 kali sejauh ini.
Torehan 32 poin menempatkan mereka hanya berselisih dua angka saja dari pemuncak klasemen sementara Liga Indonesia musim ini.
Skenario terbaik bagi Persija adalah memenangkan laga ini sambil berharap kompetitor utama mereka terpeleset di pekan yang sama.
Jika skenario itu terwujud, maka raihan 35 poin akan membawa klub kebanggaan ibu kota tersebut memimpin perburuan gelar juara.
Kondisi sebaliknya justru dialami oleh tim tamu, Persijap Jepara, yang masih berjuang keras untuk keluar dari zona merah.
Laskar Kalinyamat saat ini tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan yang sangat minim yakni hanya 9 poin saja.
Klub promosi ini membutuhkan keajaiban untuk bisa membawa pulang poin dari markas tim yang sedang dalam kondisi on fire.
Meski begitu, peluang untuk menggeser posisi Semen Padang FC masih terbuka lebar jika mereka mampu menciptakan kejutan besar.
Divaldo Alves selaku nahkoda tim terus memompa motivasi anak asuhnya agar tidak gentar menghadapi nama besar Persija Jakarta.
Pelatih asal Portugal tersebut mengakui bahwa mental para pemainnya sempat mengalami penurunan setelah kekalahan di pertandingan yang lalu.
Upaya pemulihan psikologis pemain dilakukan secara intensif agar mereka siap bertarung di lapangan hijau Stadion Gelora Bung Karno.
Divaldo Alves memastikan anak asuhnya siap tempur usai menggelar latihan perdana di Stadion GBK, Kamis (1/1/2026).
"Saya lihat tim kita mental kemarin sudah oke. Pertandingan kemarin sempat kalah, mental drop sedikit."
Pelatih kepala Persijap Jepara tersebut menyadari bahwa meraih kemenangan di Jakarta bukanlah pekerjaan yang mudah bagi timnya.
Namun, ia tetap menanamkan optimisme kepada para pemainnya untuk setidaknya mampu memaksakan hasil imbang di laga nanti.
Sosok pelatih asal Portugal ini pun berharap bisa meraih poin, meskipun hanya bermain imbang.
Dengan komitmen tersebut, Persijap kemungkinan akan bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri gol.
Melihat catatan pertemuan atau head to head, Persija Jakarta memang lebih dominan saat berhadapan dengan tim asal Jepara.
Pada pertemuan terakhir di tahun 2014, Macan Kemayoran sukses menyapu bersih dua laga dengan kemenangan telak di kandang maupun tandang.
Untuk laga besok, Mauricio Souza diprediksi tetap menggunakan formasi 3-4-3 yang mengedepankan keseimbangan antara transisi bertahan dan menyerang.
Di sisi lain, Persijap Jepara kemungkinan besar akan menumpuk pemain di tengah dengan formasi 4-2-3-1 untuk meredam agresivitas lawan.
Duel taktik antara dua pelatih asing ini akan menjadi bumbu penyedap yang sangat menarik dalam lanjutan kompetisi musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Febri Hariyadi Resmi ke Persis Solo Demi Misi Penyelamatan Laskar Sambernyawa
-
Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Meski Sudah Unggul 3-0, Ratchaburi FC Tetap Waspadai Amuk Balas Dendam Persib Bandung
-
Bintang Baru PSIM Jop van der Avert Akui Kaget dengan Cuaca Ekstrem Indonesia
-
Debut bersama PSIM, Jop van der Avert Nilai Liga Indonesia Sedang Berkembang
-
Sindiran Tajam Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bergantung Naturalisasi daripada Pemain Muda
-
Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
-
James Trafford Kecewa Minim Jam Bermain di Manchester City
-
Media Malaysia: Erick Thohir Dalang Harimau Malaya Diadukan ke FIFA
-
John Herdman Fokus Timnas Senior Usai Garuda Muda Absen di Asian Games 2026