- Pelatih Persijap, Divaldo Alves, anggap semua laga krusial karena timnya berada di zona degradasi BRI Super League.
- Persijap saat ini berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan sembilan poin dari lima belas pertandingan.
- Persijap akan menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu, 3 Januari 2026, dengan semangat juang tinggi mencari poin.
Suara.com - Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menilai setiap pertandingan di BRI Super League 2025/2026 memiliki arti krusial bagi timnya. Kondisi tersebut tak lepas dari posisi Laskar Kalinyamat yang hingga kini masih berkutat di zona degradasi.
Persijap baru mengoleksi sembilan poin dari 15 laga yang telah dijalani musim ini. Catatan tersebut membuat mereka menempati peringkat ke-17 klasemen sementara, jelang laga tandang ke markas Persija Jakarta pada Sabtu (3/1/2026).
“Setiap pertandingan adalah final untuk Persijap. Kita tahu Persija kemarin kalah dengan Semen Padang tapi setelah itu menang lagi, berarti saya tidak mau datang ke sini dengan mental seperti Persija tidak fokus lawan kita atau apa,” kata Divaldo dalam jumpa pers pra pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/1/2025).
“Saya tidak percaya itu. apalagi mereka main di depan suporter sendiri, mereka pasti akan fokus untuk cari hasil terbaik buat Persija. Tapi tim kami datang ke sini dengan semangat juang, karena kami tahu seperti yang saya bilang semua pertandingan adalah final, kita perlu point, kita perlu keluar dari zona degradasi,” katanya menambahkan.
Pengalaman panjang Divaldo Alves di sepak bola Indonesia membuat pertemuannya dengan pelatih Persija, Mauricio Souza, bukan hal baru. Ia menilai Souza memiliki kualitas tinggi dalam meramu permainan menyerang, terlebih dengan materi pemain Persija yang dinilainya kuat.
“Memang dari coach saya sudah lama lawan dia waktu di Madura (United), memang dia punya beberapa gaya pemainan menyerang, memang sangat istimewa. Kalau kamu punya pemain seperti Alano (de Souza), Maxwell, beberapa pemain Persija seperti biasa setiap tahun pasti attacking memang sangat istimewa,” ujar pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Meski menghadapi lawan berat, Divaldo tetap optimistis timnya mampu menampilkan performa maksimal. Keyakinan itu muncul setelah melihat perkembangan Persijap dalam dua pertandingan terakhir di bawah arahannya.
“Tim kita juga konsisten, dari pertandingan kemarin PSIM, yang saya turun pertama kali kita lawan PSIM 1-1 di menit terakhir, yang kita kurang fokus tapi itu hasil positif juga. Dari pertandingan itu saya lihat pemain kita atau grup kita, kalau kompak besok walaupun menyerang, walaupun bertahan, Persija tidak bisa masuk,” ungkap Divaldo.
Sejauh ini, Persijap mencatat satu hasil imbang dan satu kekalahan dalam dua laga bersama Divaldo Alves. Mereka bermain 1-1 melawan PSIM Yogyakarta pada Senin (23/12/2025), lalu menelan kekalahan 0-4 dari Persebaya Surabaya pada Sabtu (28/12/2025).
Baca Juga: Wahyudi Hamisi Siap Balas Kekalahan Telak Persijap Saat Hadapi Persija Jakarta di BRI Super League
(Antara)
Berita Terkait
-
Wahyudi Hamisi Siap Balas Kekalahan Telak Persijap Saat Hadapi Persija Jakarta di BRI Super League
-
Bojan Hodak Beri Jawaban soal Prioritas ACL Two atau Super League
-
Persijap Jepara Tidak Gentar dengan Persija Jakarta
-
Kata-kata Ezra Walian Soal Dikaitkan dengan Persija Jakarta
-
Persija Jakarta Melawan Putusan Komdis PSSI Atas Larangan Bertanding Ryo Matsumura
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
9 Bank Sudah Bangkrut di Indonesia Sepanjang Tahun 2026, Ini Daftarnya
-
Sifat Trapesium, Jenis-jenis, Rumus Luas Keliling Lengkap dengan Contoh Soal
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir
-
Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda
-
Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat
-
Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
-
Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan