- Napoli berada di posisi ketiga Serie A 2026, namun inkonsistensi Eropa menyoroti perlunya perbaikan kedalaman skuad.
- Antonio Conte memprioritaskan perekrutan bek tengah berpengalaman untuk mengatasi kelemahan pertahanan saat rotasi.
- Sektor sayap membutuhkan penambahan opsi yang disiplin taktis dan berpengalaman, bukan fokus pada penyerang baru.
Antonio Conte beberapa kali terpaksa menempatkan Giovanni Di Lorenzo di posisi yang kurang ideal, termasuk sebagai bek tengah.
Walau tampil cukup solid, solusi tersebut dinilai tidak ideal untuk jangka panjang.
Napoli dinilai membutuhkan bek tengah berpengalaman dan berkelas, sosok yang mampu menjadi pemimpin di lini belakang dan langsung menyatu dengan tuntutan taktik Serie A.
Terlebih di kompetisi Eropa, absennya figur dominan di jantung pertahanan terasa sangat jelas.
Sayap: Pengalaman Lebih Dibutuhkan
Selain bek, sektor sayap juga masuk dalam evaluasi. Napoli memiliki pemain-pemain cepat dan teknis, namun konsistensi masih menjadi masalah, terutama dalam laga-laga ketat yang membutuhkan kontrol permainan.
Conte cenderung menyukai winger yang memahami ruang, disiplin bertahan, dan mampu menjaga tempo.
Oleh karena itu, Napoli diperkirakan akan mencari pemain sayap berpengalaman di Serie A, bukan untuk menjadi starter mutlak, melainkan opsi rotasi yang dapat diandalkan.
Fokus Utama: Kedalaman Skuad
Baca Juga: Bukan Cuma Pescara, Bek Persib Bandung Diminati 2 Tim Liga Italia Lainnya
Fokus besar Napoli pada Januari bukanlah mendatangkan bintang besar, melainkan meningkatkan kedalaman skuad.
Dengan gaya permainan Conte yang menuntut fisik dan mental tinggi, rotasi berkualitas menjadi kunci untuk bertahan di berbagai kompetisi.
Satu bek tengah, satu winger berpengalaman, serta satu pemain serbabisa dinilai sudah cukup untuk meningkatkan kualitas rotasi tanpa mengganggu rencana jangka panjang.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Heboh Jadi Sayembara, Pakar Sebut Besarnya Hadiah Tak Mengubah Standar Hukum Ijazah Gibran