Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:33 WIB
Bursa Transfer Januari 2026: Napoli Wajib Perkuat Lini Belakang Demi Jaga Asa Scudetto. [Instagram Napoli]
Baca 10 detik
  • Napoli berada di posisi ketiga Serie A 2026, namun inkonsistensi Eropa menyoroti perlunya perbaikan kedalaman skuad.
  • Antonio Conte memprioritaskan perekrutan bek tengah berpengalaman untuk mengatasi kelemahan pertahanan saat rotasi.
  • Sektor sayap membutuhkan penambahan opsi yang disiplin taktis dan berpengalaman, bukan fokus pada penyerang baru.

Antonio Conte beberapa kali terpaksa menempatkan Giovanni Di Lorenzo di posisi yang kurang ideal, termasuk sebagai bek tengah.

Walau tampil cukup solid, solusi tersebut dinilai tidak ideal untuk jangka panjang.

Napoli dinilai membutuhkan bek tengah berpengalaman dan berkelas, sosok yang mampu menjadi pemimpin di lini belakang dan langsung menyatu dengan tuntutan taktik Serie A.

Terlebih di kompetisi Eropa, absennya figur dominan di jantung pertahanan terasa sangat jelas.

Sayap: Pengalaman Lebih Dibutuhkan

Selain bek, sektor sayap juga masuk dalam evaluasi. Napoli memiliki pemain-pemain cepat dan teknis, namun konsistensi masih menjadi masalah, terutama dalam laga-laga ketat yang membutuhkan kontrol permainan.

Conte cenderung menyukai winger yang memahami ruang, disiplin bertahan, dan mampu menjaga tempo.

Oleh karena itu, Napoli diperkirakan akan mencari pemain sayap berpengalaman di Serie A, bukan untuk menjadi starter mutlak, melainkan opsi rotasi yang dapat diandalkan.

Fokus Utama: Kedalaman Skuad

Baca Juga: Bukan Cuma Pescara, Bek Persib Bandung Diminati 2 Tim Liga Italia Lainnya

Fokus besar Napoli pada Januari bukanlah mendatangkan bintang besar, melainkan meningkatkan kedalaman skuad.

Dengan gaya permainan Conte yang menuntut fisik dan mental tinggi, rotasi berkualitas menjadi kunci untuk bertahan di berbagai kompetisi.

Satu bek tengah, satu winger berpengalaman, serta satu pemain serbabisa dinilai sudah cukup untuk meningkatkan kualitas rotasi tanpa mengganggu rencana jangka panjang.

Kontributor: M.Faqih

Load More