-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia mulai tanggal 3 Januari tahun 2026.
-
Proses pemilihan melibatkan lima kandidat pelatih internasional melalui tahapan wawancara ketat di Eropa.
-
PSSI mengonfirmasi penunjukan Herdman sebagai langkah strategis memulai era baru sepak bola nasional.
Suara.com - Era kepemimpinan baru di kursi kepelatihan Timnas Indonesia akhirnya menemui titik terang yang sangat dinantikan.
Federasi sepak bola nasional secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai nakhoda baru bagi tim nasional.
Kehadiran sosok asal Inggris ini mengakhiri masa kekosongan kursi pelatih setelah kepergian Patrick Kluivert sebelumnya.
Proses pencarian ini memakan waktu yang cukup panjang dengan melibatkan berbagai spekulasi di ruang publik.
Banyak nama besar sempat dikaitkan mulai dari Shin Tae Yong hingga pelatih-pelatih berbakat dari kompetisi domestik.
Pergerakan senyap PSSI mulai tercium saat Erick Thohir memberikan pernyataan kepada awak media akhir Oktober.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa federasi tengah menjajaki komunikasi intens dengan lima orang kandidat pelatih berkualitas.
Namun saat itu identitas para calon pelatih tetap dirahasiakan rapat guna menjaga integritas proses negosiasi berlangsung.
Kabar mengenai calon pelatih justru banyak beredar melalui laporan media-media asing yang memantau pergerakan PSSI.
Baca Juga: Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kandidat pelatih berasal dari latar belakang benua yang sangat beragam.
Sosok Timur Kapadze asal Uzbekistan menjadi nama pertama yang disebut-sebut masuk dalam radar pantauan federasi.
Kapadze bahkan memberikan pengakuan secara terbuka bahwa pihak otoritas sepak bola Indonesia sempat melakukan kontak.
Selain perwakilan Asia terdapat empat nama pelatih dari Eropa yang ikut bersaing dalam bursa calon ini.
Nama Jesus Casas dan Heimir Hallgrimsson muncul sebagai kandidat kuat sebelum disusul oleh figur Giovanni Van Bronckhorst.
Nama John Herdman muncul sebagai kandidat terakhir yang masuk dalam daftar pendek evaluasi oleh tim teknis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia