-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia menggantikan posisi Patrick Kluivert awal tahun.
-
Alasan utama Herdman adalah potensi pemain naturalisasi dan gairah besar dari suporter Indonesia.
-
Pelatih baru tersebut akan segera tiba di Jakarta untuk mempelajari budaya dan memahami pemain.
Suara.com - Dunia sepak bola tanah air menyambut era baru dengan kehadiran sosok pelatih berpengalaman di kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
John Herdman secara resmi memulai petualangan barunya di Asia bersama Timnas Indonesia pada awal tahun ini.
Kepastian ini mengakhiri teka-teki panjang mengenai siapa sosok yang akan menakhodai Jay Idzes dan rekan-rekannya.
Pria berkebangsaan Inggris tersebut memiliki rekam jejak mentereng dengan membawa dua negara berbeda melaju ke Piala Dunia.
Keputusan PSSI menunjuk Herdman menjadi angin segar bagi ambisi besar sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Sebelumnya, nama pelatih berusia 50 tahun ini memang telah sering diperbincangkan sebagai kandidat terkuat pelatih Garuda.
Manajemen PSSI sempat menjaga kerahasiaan identitas suksesor Patrick Kluivert ini dengan sangat ketat hingga akhir 2025.
Mantan pelatih Toronto FC tersebut akhirnya buka suara mengenai motivasi utamanya menerima tantangan besar di Asia Tenggara.
Faktor emosional dan dukungan masif dari masyarakat Indonesia menjadi daya tarik utama bagi pelatih kelas dunia ini.
Baca Juga: Perjalanan John Herdman Menjadi Pelatih Timnas Indonesia Hingga Ungguli Kandidat Berat
"Ini adalah soal menemukan proyek yang tepat, ada sebuah gairah dan intensitas dari fans yang bisa Anda rasakan," kata Herdman di Toronto Star.
Herdman melihat adanya kesamaan struktur pengembangan pemain antara Indonesia dengan pengalamannya saat membangun timnas Kanada.
Kombinasi antara bakat pesepak bola lokal dan pemain keturunan dianggap sebagai modal berharga untuk meraih prestasi.
Ia percaya bahwa fondasi yang telah dibangun saat ini sudah berada di jalur yang benar untuk berkembang.
Kekuatan talenta muda yang melimpah menjadi alasan teknis mengapa ia bersedia mengambil tanggung jawab besar di Indonesia.
"Yang saya lihat ada banyak talenta di sana. Mirip seperti Kanada. negara besar, dengan potensi pemain lokal dan keberadaan pemain-pemain dua kewarganegaraan [naturalisasi] yang sudah mereka mulai," terang Herdman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya
-
Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'