- Sjoerd Woudenberg, eks pelatih kiper Timnas Indonesia, bergabung dengan klub Eredivisie AZ Alkmaar sebagai pelatih kiper baru.
- Woudenberg menandatangani kontrak jangka pendek yang berlaku efektif segera hingga berakhirnya musim kompetisi saat ini.
- Pengalaman internasionalnya, termasuk menangani klub di Afrika Selatan dan Asia, menjadi nilai jual utama baginya.
Suara.com - Babak baru dalam karier kepelatihan eks pelatih kipper Timnas Indonesia, Sjoerd Woudenberg resmi dimulai.
Setelah menyelesaikan masa baktinya bersama Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert, pelatih kiper berusia 39 tahun ini kini kembali ke tanah kelahirannya untuk bergabung dengan salah satu klub top Eredivisie, AZ Alkmaar.
AZ Alkmaar secara resmi mengumumkan penunjukan Woudenberg sebagai pelatih kiper baru mereka.
Ia akan langsung bertugas dan diikat dengan kontrak jangka pendek hingga akhir musim kompetisi.
"Sjoerd Woudenberg (39) adalah pelatih kiper baru AZ. Pelatih kiper bergabung segera dan telah menandatangani kontrak hingga akhir musim," tulis laman resmi AZ Alkmaar.
Penunjukan Woudenberg bukan tanpa alasan. Reputasinya di Belanda sudah terbangun saat ia menghabiskan lima tahun bersama Go Ahead Eagles.
Namun, yang menjadi nilai jual utamanya adalah segudang pengalaman internasional yang telah ia kantongi.
Sebelum kembali ke Eredivisie, Woudenberg memulai petualangan globalnya di Afrika Selatan, menangani Cape Town City dan Orlando Pirates.
Dari sana, ia melanjutkan perjalanannya ke Asia. Di benua inilah namanya mulai akrab dengan publik sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Rekan Patrick Kluivert Bakal Bantu Gerald Vanenburg di Timnas Indonesia U-23
Ia sempat menjadi bagian dari staf kepelatihan Dewa United, sebelum akhirnya direkrut untuk menangani para penjaga gawang di Timnas Indonesia senior dan U-23 di bawah komando Patrick Kluivert.
"Sebelumnya, Woudenberg menghabiskan lima tahun di Belanda bersama Go Ahead Eagles, di mana ia bekerja sama dengan kiper AZ, Hobie Verhulst. Kemudian, ia memulai beberapa petualangan internasional," tulis laporan itu.
"Setelah dua musim di klub Afrika Selatan Cape Town City dan satu tahun di Orlando Pirates, ia menetap di Asia. Di sana, ia berkerja untuk Dewa United dan, di bawah bimbingan Patrick Kluivert, untuk timnas Indonesia dan tim nasional U23," tutupnya.
Pengalaman menangani kiper di tiga benua berbeda inilah yang diharapkan bisa membawa perspektif dan metode latihan baru ke dalam skuad AZ Alkmaar.
Berita Terkait
-
Justin Hubner Tampil Garang Saat Fortuna Sittard Menang Dramatis Lawan AZ Alkmaar di Liga Belanda
-
Charly van Oosterhout, Wonderkid Ajax Keturunan Indonesia: Kakek Lahir di Sorong
-
Analisis Berkelas Alex Pastoor, Bedah Teknik Pemain Lewat Bahasa Sederhana
-
Prediksi FC Volendam vs AZ Alkmaar: Mauro Zijlstra Bakal Debut?
-
Bos Djarum Keluarkan Duit Rp267 M Demi Pemain 17 Tahun, Pundit Belanda: Sinting!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta