- Calvin Verdonk kembali bermain sebagai starter dan tampil selama 74 menit untuk Lille setelah absen sekitar satu bulan akibat cedera.
- Lille harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-14 akibat kartu merah Alexsandro, yang berujung pada kekalahan 0-2 dari Rennes.
- Kekalahan ini menahan posisi Lille di peringkat keempat klasemen Liga Prancis, sementara kondisi fisik Verdonk menunjukkan perkembangan positif di awal 2026.
Suara.com - Kabar baik datang dari bek kiri andalan, Calvin Verdonk, yang akhirnya kembali merumput di kompetisi Liga Prancis awal tahun 2026 ini.
Pemain yang sempat menepi akibat cedera di penghujung tahun 2025 tersebut langsung dipercaya tampil sebagai starter saat Lille menjamu Rennes.
Laga pekan ke-17 yang digelar di Stadion Pierre-Mauroy, Sabtu (3/1/2026) malam WIB, menjadi panggung pembuktian kondisi fisik Verdonk pasca absen hampir satu bulan.
Kembalinya pemain berusia 27 tahun ini tentu menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan Lille untuk mengarungi paruh kedua musim.
Pelatih Lille tidak ragu memasang Verdonk di posisi bek sayap kiri utama meski sang pemain baru saja pulih total.
Sayangnya, momen kembalinya Verdonk harus diwarnai drama yang tidak menguntungkan bagi tuan rumah sejak awal laga.
Petaka menghampiri Lille ketika pertandingan baru berjalan 14 menit setelah bek Alexsandro diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Situasi tersebut memaksa Verdonk dan rekan-rekannya harus berjuang dengan 10 pemain untuk menahan gempuran Rennes.
Meski bermain dalam kondisi timpang, Lille mampu menunjukkan soliditas pertahanan hingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Baca Juga: John Herdman Resmi Latih Timnas Indonesia, Bang Jay Banjir Ucapan Selamat
Namun, pertahanan tuan rumah akhirnya runtuh di awal babak kedua ketika keunggulan jumlah pemain mulai dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu.
Przemyslaw Frankowski sukses memecah kebuntuan pada menit ke-49 dan membuat Rennes bermain semakin percaya diri.
Hanya berselang tujuh menit, gawang Lille kembali bobol, kali ini melalui aksi Quentin Merlin yang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Dalam kondisi tertinggal dan kalah jumlah pemain, Lille kesulitan untuk mengembangkan permainan dan mengejar defisit gol.
Calvin Verdonk sendiri mencatatkan waktu bermain selama 74 menit sebelum akhirnya ditarik keluar untuk digantikan oleh Tiago Santos.
Meskipun belum bermain penuh 90 menit, penampilan Verdonk patut diapresiasi sebagai sinyal positif bahwa kebugarannya telah kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Kevin Diks Bikin Bangga Indonesia di Jerman
-
Sudah Terima Kompensasi Tapi Nekat Buka Lapak, 5 Bangunan Liar di Jalur Ciater-Subang Disegel
-
Ulasan Nice to Not Meet You: Krisis Identitas di Balik Pekerjaan Impian
-
Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721
-
Viral Rasa Sayange Versi Satire, Lirik: Pemerintah NPD, Kebakaran Cuekin Aja Asal Fotonya Mengudara
-
48 Jam di Bangkok, dari Hunting Brand Lokal hingga Menyusuri Chao Phraya
-
Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang
-
Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu
-
5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran