-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert selama dua tahun.
-
PSSI menerapkan target berjenjang dan sistem KPI tanpa memberikan tekanan hasil instan.
-
Ketua BTN Sumardji menekankan pentingnya proses adaptasi bagi pelatih baru demi keberhasilan tim.
“Kalau target tentu ada, tapi kan namanya membawa tim, tentu semua event ada targetnya," jelasnya.
Sumardji menambahkan bahwa membebani pelatih dengan target setinggi langit sejak hari pertama adalah tindakan yang kurang logis.
Membangun kekuatan sepak bola di level internasional memerlukan kesabaran ekstra serta dukungan penuh dari seluruh elemen terkait.
Keberlanjutan program latihan dan pembentukan karakter pemain menjadi fokus yang jauh lebih penting saat masa transisi ini.
Visi jangka panjang tetap menjadi acuan utama dalam menentukan apakah kerja sama ini akan berlanjut ke tahap berikutnya.
PSSI ingin memastikan bahwa setiap keringat yang mengucur di lapangan memiliki tujuan yang jelas untuk kemajuan bangsa.
“Kalau tidak ada target ya tidak ada semangat, tapi semua itu perlu waktu. Jangan seperti baru datang lalu langsung dikasih target tinggi, kan tidak bisa begitu,” pungkasnya.
Ungkapan tersebut mengisyaratkan bahwa semangat kompetitif harus tetap terjaga meski tanpa adanya tekanan yang menghimpit kebebasan melatih.
Publik kini menantikan bagaimana sentuhan dingin Herdman dalam meracik strategi terbaik untuk menghadapi tantangan sepak bola Asia mendatang.
Baca Juga: Komisi X DPR RI: John Herdman Harus Bawa Arah Baru dan Fondasi Kuat bagi Timnas Indonesia
Stabilitas dalam jajaran kepelatihan dipercaya akan membawa dampak positif terhadap mentalitas bertanding para pemain di lapangan hijau.
Herdman diharapkan mampu membawa ide-ide segar yang dapat mengangkat peringkat Indonesia di kancah peringkat dunia secara berkala.
Setiap evaluasi yang dilakukan nantinya akan didasarkan pada data objektif dan perkembangan teknis yang ditunjukkan oleh skuat.
PSSI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan infrastruktur dan fasilitas yang dibutuhkan guna menunjang kinerja maksimal pelatih baru tersebut.
Sinergi antara manajemen dan tim teknis menjadi kunci utama dalam mewujudkan impian melihat Garuda terbang lebih tinggi lagi.
Masa depan sepak bola Indonesia kini berada di bawah arahan strategi pelatih yang pernah sukses di level internasional tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Antoine Semenyo Langsung On Fire, Guardiola Dapat Potongan Puzzle yang Hilang
-
6 Rantis Kawal Skuat Persija Jakarta Tiba di Markas Persib Bandung
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Lokasi Nobar Persib vs Persija di Jakarta dan Bandung
-
Terungkap! John Herdman Hampir Latih Eks Klub Wayne Rooney
-
Senyum-senyum Perih Ruben Amorim Saat Tiba di Kampung Halaman Usai Dipecat MU
-
Fabio Grosso Bongkar Penyebab Jay Idzes Cs Dipermalukan AS Roma di Olimpico
-
Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Dipecundangi AS Roma di Stadion Olimpico
-
Profil Klub Macclesfield FC yang Dilatih Adik Wayne Rooney: Tim Amatir Ukir Sejarah di Piala FA
-
Hasil Piala FA: Adik Wayne Rooney Bawa Tim Amatir Cetak Sejarah Singkirkan Juara Bertahan
-
Jaminan Laga Sengit! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Persija