- Manchester United mencari manajer interim hingga akhir musim setelah memecat Ruben Amorim pada awal pekan ini.
- Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick menjadi kandidat utama dan sudah berdiskusi dengan manajemen klub.
- Darren Fletcher bertindak sebagai pelatih caretaker saat United menghadapi Burnley, sementara Van Nistelrooy tidak lagi dipertimbangkan.
Suara.com - Manchester United tengah memasuki fase krusial usai memecat Ruben Amorim pada awal pekan ini.
Dua nama kini mengerucut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi manajer interim hingga akhir musim, yakni Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick.
Menurut laporan media Inggris, kedua mantan pemain legendaris Setan Merah tersebut telah melakukan pembicaraan awal dengan CEO Manchester United, Omar Berrada, serta Direktur Olahraga Jason Wilcox, pada Selasa (7/1/2026) waktu setempat.
Solskjaer Unggul, Carrick Jadi Penantang Serius
Ole Gunnar Solskjaer disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk kembali ke Old Trafford.
Pelatih asal Norwegia berusia 52 tahun itu bukan sosok asing bagi United.
Ia pernah sukses menjalani peran serupa pada Desember 2018 sebagai pelatih sementara menggantikan Jose Mourinho, sebelum akhirnya dipercaya menangani tim hampir tiga musim penuh.
Solskjaer saat ini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Besiktas pada Agustus lalu.
Kembalinya ia ke Manchester United diyakini akan bernuansa emosional, mengingat statusnya sebagai legenda klub, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Baca Juga: Jonny Evans Jadi Asisten Pelatih Darren Fletcher di Manchester United
Di sisi lain, Michael Carrick juga mendapat pertimbangan serius.
Mantan gelandang timnas Inggris berusia 44 tahun itu tersedia setelah dipecat Middlesbrough pada Juni lalu.
Ironisnya, Carrick pernah menjabat sebagai pelatih sementara United selama tiga laga pada November 2021, tepat setelah Solskjaer dipecat.
Darren Fletcher Masih Punya Peluang Kecil
Selain dua nama tersebut, Darren Fletcher masih memiliki peluang, meski kecil.
Mantan gelandang Skotlandia itu akan bertindak sebagai pelatih caretaker saat Manchester United menghadapi Burnley pada Rabu malam.
Berita Terkait
-
Jonny Evans Jadi Asisten Pelatih Darren Fletcher di Manchester United
-
Darren Fletcher Hubungi Sir Alex ferguson, Minta Petuah?
-
Pep Guardiola Bela Ruben Amorim, Sebut Manchester United Bisa Selevel dengan Arsenal
-
Pemain Keturunan Ini Berperan di Pemecatan Ruben Amorim, Bisa Dilirik John Herdman
-
Prediksi Skor Burnley vs Manchester United: Darren Fletcher Bidik Kemenangan Perdana
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?