- Pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United terjadi setelah laga imbang 1-1 melawan Leeds United, 4 Januari 2026.
- Pascal Struijk, bek Leeds, berperan penting sebab memberikan assist brilian yang menghasilkan gol penyeimbang Leeds.
- Struijk menjadi target naturalisasi Timnas Indonesia, namun ia secara terbuka memprioritaskan kesempatan bermain di timnas Belanda.
Suara.com - Di balik pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United, terselip peran tak langsung dari seorang pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk.
Bek yang menjadi mimpi buruk Amorim itu bisa saja masuk dalamradar pelatih baru skuad Garuda, John Herdman untuk memperkuat skuad.
Cerita ini bermula dari laga krusial antara Leeds United melawan Manchester United di Elland Road, Minggu (4/1/2026).
Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu menjadi laga terakhir Amorim. Dan salah satu aktor utamanya adalah Pascal Struijk.
Bek tangguh Leeds ini tidak hanya tampil solid mematikan serangan Setan Merah, tetapi juga menjadi kreator gol pembuka timnya.
Sebuah sapuan bola yang ia lakukan di area pertahanannya sendiri secara tak terduga berubah menjadi asis brilian yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Brendan Aaronson.
Gol inilah yang membuat Man United gagal meraih kemenangan. Sehari setelahnya, surat pemecatan untuk Ruben Amorim pun resmi dikeluarkan.
Adapun nama Pascal Struijk santer digadang-gadang sebagai target naturalisasi 'Grade A' berikutnya bagi Timnas Indonesia di era John Herdman.
Secara teknis, peluangnya sangat terbuka. Ia belum pernah membela timnas senior Belanda, yang membuatnya masih eligible untuk beralih federasi.
Baca Juga: Enzo Maresca Dipecat, Lalu Ruben Amorim, Berikutnya Arne Slot?
Namun, tugas Herdman dan PSSI untuk merayunya tidak akan mudah. Sang pemain secara terbuka mengakui bahwa prioritas utamanya adalah menembus skuad Oranje.
"Hati saya tentu saja untuk Oranje, tapi saya tidak yakin mereka memiliki perasaan yang sama bagi saya," ucap Struijk beberapa tahun lalu dikutip dari VoetbalPrimeur.
Ia bahkan pernah secara tegas menyebut Indonesia bukanlah sebuah opsi, meskipun pernyataan itu bisa saja berubah seiring waktu.
"Indonesia bukan sebuah opsi bagi saya. Skenario ideal saya adalah timnas Belanda dan pergi ke Piala Dunia jika memungkinkan," tuturnya.
Dengan pernyataan di masa lalu yang cukup tegas, John Herdman kini dihadapkan pada sebuah tantangan diplomasi yang sangat berat.
Mampukah ia, dengan reputasi dan visi yang ia miliki, meyakinkan Pascal Struijk untuk mengubah prioritasnya dan memilih untuk membela tanah leluhurnya.
Berita Terkait
-
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman Disebut Mirip Jose Mourinho
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Ezra Walian: Semoga Dia Beruntung
-
Ruben Amorim Cuek, Tak Balas Panggilan dari Pelatih Interim Manchester United
-
Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Dipermalukan Striker Didikan Pelatih Timnas Indonesia
-
Manchester United Pecat Ruben Amorim, Marcus Rashford Diminta Pulang ke Old Trafford
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?