- Chelsea kalah 1-2 dari Fulham di Craven Cottage, Kamis (8/1), akibat disiplin pemain yang memburuk dan kartu merah cepat.
- Marc Cucurella mendapat kartu merah menit ke-22, membawa Chelsea mencatat lima kartu merah terbanyak di Liga Inggris musim ini.
- Disiplin buruk Chelsea terkonfirmasi dengan rekor kartu merah terburuk dalam sebelas tahun terakhir pada tahap kompetisi ini.
Suara.com - Chelsea menelan kekalahan 1-2 dari Fulham pada lanjutan Liga Inggris, Kamis (8/1) dinihari WIB di Craven Cottage.
Kekalahan ini semakin menegaskan masalah terbesar Chelsea di musim ini yakni disiplin pemain yang memburuk.
Laga derby London tersebut diwarnai kartu merah cepat untuk bek Chelsea, Marc Cucurella, pada menit ke-22 setelah melakukan pelanggaran terhadap Harry Wilson.
Situasi semakin kacau ketika dalam rentang waktu hanya satu menit, wasit mengeluarkan tiga kartu kuning tambahan untuk Enzo Fernandez, Tosin Adarabioyo, dan Cole Palmer akibat protes berlebihan.
Catatan tersebut membuat Chelsea kini sudah mengoleksi lima kartu merah di Liga Inggris musim ini, terbanyak di antara seluruh kontestan Premier League.
Lebih parah lagi, statistik menunjukkan Chelsea menjadi tim dengan jumlah kartu merah terbanyak pada tahap musim ini dalam 11 tahun terakhir kompetisi.
Bahkan secara historis, hanya dua tim yang pernah mencatatkan jumlah kartu merah lebih banyak setelah 21 pertandingan, yakni Leicester City pada musim 1994/95 dan West Bromwich Albion pada 2010/11.
Masalah disiplin ini bukan hal baru bagi Chelsea. Dalam beberapa musim terakhir, klub asal London barat itu konsisten berada di papan atas klasemen fair play terburuk.
Pada musim 2022/23, Chelsea mengoleksi 86 poin disiplin. Angka tersebut melonjak drastis pada musim berikutnya menjadi 117 poin, sekaligus mencatat rekor baru Premier League dengan 105 kartu kuning.
Baca Juga: Man City Ditahan Imbang Brighton, Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih Kejar Arsenal
Tren negatif itu berlanjut pada musim perdana Enzo Maresca, ketika Chelsea kembali menjadi salah satu tim dengan catatan disiplin terburuk.
Kini, tugas berat tersebut berada di pundak pelatih anyar Chelsea, Liam Rosenior.
Pelatih berusia 41 tahun itu menonton langsung dari tribun Craven Cottage saat timnya kehilangan kendali emosi.
Meski sempat menyamakan kedudukan lewat gol Liam Delap pada menit ke-72 setelah Raul Jimenez membawa Fulham unggul lebih dulu, Chelsea yang bermain dengan 10 orang akhirnya kembali kebobolan.
Harry Wilson memastikan kemenangan Fulham sembilan menit jelang laga berakhir.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Man City Ditahan Imbang Brighton, Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih Kejar Arsenal
-
Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Klasemen Berubah Drastis, Man City dan MU Tertahan
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
-
Cole Palmer Siap Tempur Lawan Fulham Saat Chelsea Bersiap Sambut Era Baru Bersama Liam Rosenior
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Ragukan Kualitas John Herdman, Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
-
Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar