- Joeri Heerkenz kecewa karena Maarten Paes menggantikan posisinya saat Ajax melawan NEC Nijmegen pekan ke-24 Eredivisie.
- Pelatih Ajax, Fred Grim, memilih Paes sebagai kiper utama karena Vitezslav Jaros cedera, menghasilkan skor imbang 1-1.
- Heerkenz bertekad membuktikan diri di Jong Ajax, mengubah kekecewaan menjadi motivasi demi menunggu kesempatan bermain kembali.
Suara.com - Debut manis Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam ternyata meninggalkan rasa kecewa yang mendalam bagi kiper muda potensial, Joeri Heerkenz.
Penjaga gawang berusia 19 tahun itu secara terbuka mengaku marah dan kecewa setelah posisinya di tim utama diserobot oleh kiper Timnas Indonesia.
Momen ini terjadi saat Ajax bertandang ke markas NEC Nijmegen pada pekan ke-24 Eredivisie Belanda.
Dengan absennya kiper utama, Vitezslav Jaros karena cedera, Heerkenz sangat berharap akan mendapatkan kesempatan untuk mengisi posisi di bawah mistar gawang.
Akan tetapi, Pelatih Ajax yang bernama Fred Grim justru lebih memercayai Maarten Paes untuk melakoni laga debutnya. Ia pun tampil solid dan membantu tim meraih hasil imbang 1-1.
Sementara itu, Heerkenz harus kembali bermain untuk tim muda, Jong Ajax. Kekecewaan ini pun ia luapkan secara terang-terangan usai pertandingan.
"Tentu saja, Anda kecewa karena tidak terpilih (melawan NEC Nijmegen)," kata Joeri Heerkenz kepada ESPN.
Meski begitu, kiper keturunan Belanda-Republik Ceko ini menunjukkan mentalitas yang kuat.
Ia mengaku sudah terbiasa menghadapi kekecewaan dan memilih untuk menjadikannya sebagai bahan bakar motivasi.
Baca Juga: John Herdman Full Senyum, Debut Maarten Paes di Ajax Catatkan Statistik Mentereng
"Saya telah mengalami begitu banyak kekecewaan dalam karier saya sehingga saya bisa mengatasinya," ujar Heerkenz.
Baginya yang terpenting saat ini adalah terus membuktikan kualitasnya di level tim muda dan sabar menanti kesempatan emas itu datang.
"Akan tetapi bagi saya, yang penting adalah melakukan apa yang telah saya lakukan bersama Jong Ajax. Kemudian kesempatan itu akan datang dengan sendirinya," ucapnya.
"Saya akan terus bekerja keras dan menunjukkannya kepada Jong Ajax," pungkas Joeri Heerkenz.
Di sisi lain, Maarten Paes langsung menjawab kepercayaan pelatih dengan performa yang mengesankan.
Dalam laga debutnya tersebut, kiper berusia 27 tahun itu tercatat melakukan tujuh penyelamatan gemilang, menunjukkan refleks dan ketenangan yang menjadi modal berharganya.
Berita Terkait
-
Jordi Cruyff Didesak Tunjuk Eks Pelatih Eliano Reijnders Latih Maarten Paes Cs
-
Media Belanda: Ajax Beruntung Dapatkan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes
-
Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
-
Rapor Pemain Indonesia di Belanda: Nathan Tjoe-A-On Pesta Gol, Paes Tampil Heroik
-
Meski Lakukan 7 Penyelamatan Penting, Maarten Paes Belum Puas Debut Bersama Ajax Amsterdam
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan