- FIFA berencana memperluas Piala Dunia Antarklub menjadi 48 tim mulai tahun 2029, mengikuti pola ekspansi Piala Dunia tim nasional.
- Ada pertimbangan agar turnamen diselenggarakan setiap dua tahun sekali, dengan Spanyol dan Maroko menjadi opsi tuan rumah.
- Rencana ekspansi ini menuai kritik dari UEFA karena kekhawatiran peningkatan beban jadwal pertandingan yang sudah padat.
Suara.com - FIFA berencana memperluas format Piala Dunia Antarklub secara besar-besaran pada edisi berikutnya tahun 2029.
Setelah menilai turnamen edisi Amerika Serikat sebagai sukses, badan sepak bola dunia itu ingin menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim, atau naik 50 persen.
Langkah ini disebut mengikuti pola ekspansi Piala Dunia tim nasional yang juga diperluas menjadi 48 peserta.
FIFA ingin menjadikan edisi 2029 sebagai momentum baru.
Bahkan, muncul wacana agar turnamen digelar di Spanyol dan Maroko sebagai uji coba menjelang Piala Dunia 2030 yang akan digelar bersama Portugal, Spanyol, dan Maroko.
Meski demikian, Amerika Serikat masih menjadi opsi kuat untuk kembali menjadi tuan rumah.
Tak hanya soal jumlah peserta, FIFA juga dikabarkan mempertimbangkan agar turnamen digelar setiap dua tahun sekali, bukan empat tahunan seperti rencana awal.
Rencana ekspansi ini mendapat tentangan dari UEFA. Federasi sepak bola Eropa itu menilai penambahan jumlah tim otomatis memperbanyak pertandingan, sementara kalender kompetisi sudah sangat padat.
Sebagai catatan, Liga Champions format baru saja menambah empat pertandingan tambahan bagi tim yang melewati babak play-off.
Baca Juga: 3 Pemain Bintang Rival Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Patut Diwaspadai
Kondisi ini sebelumnya sempat dikritik mantan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, yang menyoroti beban jadwal berlebihan bagi pemain.
Dengan kontribusi 12 wakil Eropa di edisi sebelumnya, terbanyak dibanding konfederasi lain, UEFA menjadi pihak yang paling terdampak jika jumlah peserta kembali bertambah.
Di tengah rencana ekspansi, muncul persoalan lain. Sejumlah klub dikabarkan frustrasi karena FIFA belum membayarkan dana solidaritas yang dijanjikan.
Laporan media Inggris menyebut sekitar 212 juta euro belum didistribusikan kepada federasi.
Jika dibagi rata, tiap klub kasta tertinggi di seluruh dunia seharusnya menerima sekitar 57.300 euro atau setara Rp1 miliar.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
3 Pemain Bintang Rival Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Patut Diwaspadai
-
Pemerintah: Tarif Trump ke Produk RI Masih Berpeluang Direvisi
-
Erick Thohir Waspadai Kekuatan Tersembunyi St Kitts and Nevis
-
St. Kitts and Nevis Disebut Bisa Bikin Timnas Indonesia Naik Level
-
Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Panggung John Herdman Bangun Era Baru Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalur Neraka Spanyol di Piala Dunia 2026, Argentina Bisa Jadi Lawan Babak 16 Besar
-
Persija Jadi Tulang Punggung Timnas Indonesia, Mauricio Souza Bangga 8 Pemain Dipanggil John Herdman
-
Pep Guardiola Bakal Latih Cristiano Ronaldo? Al Nassr Siapkan Dana Fantastis
-
Pundit Naik Pitam Keputusan De La Fuente Coret Pemain Real Madrid di Skuat Spanyol
-
West Ham Degradasi, Jarrod Bowen Isyaratkan Bertahan di Tengah Godaan Klub Raksasa Inggris
-
Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Eks Real Madrid: Haram Main Bola Panjang
-
Kronologi Bojan Hodak Sudah Tidak Lagi Menjadi Pelatih Persib Bandung
-
Dulu Musuh Bebuyutan Shin Tae-yong, Kini Park Hang-seo Mau Jadi Lawan Sandy Walsh
-
Mauricio Souza Bongkar Biang Keladi Persija Jakarta Gagal Juara
-
Buntut Duel Persija vs Persib di Samarinda, Rizky Ridho Hingga Beckham Putra Disanksi Komdis PSSI