- Emmanuel Petit mengkritik keras Enzo Maresca atas penanganan terhadap talenta muda Chelsea, Estevao Willian.
- Petit khawatir komentar Maresca yang membandingkan Estevao dengan Lamine Yamal memberikan tekanan berlebih.
- Estevao Willian, dibeli seharga £51 juta, dinilai belum stabil dengan minimnya kesempatan bermain musim ini.
Suara.com - Mantan gelandang Chelsea, Emmanuel Petit, melontarkan kritik tajam terhadap Enzo Maresca terkait penanganannya terhadap bintang muda Chelsea, Estevao Willian.
Petit menilai pernyataan dan sikap Maresca berpotensi memberikan dampak negatif bagi perkembangan pemain muda asal Brasil tersebut.
Estevao, yang direkrut Chelsea dari Palmeiras dengan nilai transfer mencapai £51 juta pada musim panas lalu, digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia.
Pemain berusia 18 tahun itu bahkan kerap dibandingkan dengan legenda Brasil, Neymar, dan telah mengoleksi 11 caps bersama tim nasional Brasil dengan torehan lima gol.
Namun, performa Estevao bersama Chelsea dinilai masih belum stabil.
Di Premier League, ia baru mencetak satu gol, meski mampu menambah empat gol di kompetisi piala.
Situasi ini diperparah dengan minimnya kesempatan bermain, karena Estevao hanya menjadi starter di kurang dari separuh pertandingan Chelsea musim ini.
Emmanuel Petit menyoroti komentar Maresca yang menyebut Estevao dalam konteks yang sama dengan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal.
Menurut Petit, perbandingan tersebut justru memberi tekanan berlebihan.
Baca Juga: Chelsea Diacak-acak Fulham, Liam Rosenior Warisi Masalah Terbesar dari Enzo Maresca
“Jika saya menjadi Estevao, saya akan berkata: terima kasih sudah memberi sorotan besar, tapi itu berarti tekanan besar juga,” ujar Petit.
Ia menegaskan bahwa meski Estevao berbakat, levelnya belum bisa disamakan dengan Lamine Yamal yang kini sudah bersaing di level tertinggi dunia dan masuk perbincangan Ballon d’Or.
Petit menilai, komentar seperti itu bukanlah hal yang seharusnya disampaikan seorang manajer kepada pemain muda.
“Media dan fans akan terus membandingkan. Setiap kali Estevao tampil kurang bagus, dia akan diserang karena dianggap harus bermain seperti Yamal atau bahkan Messi. Ini bisa berdampak sangat buruk,” tegasnya.
Meski demikian, Maresca sebenarnya menyampaikan pernyataan tersebut sebagai respons atas pertanyaan media yang membandingkan Estevao dengan Yamal.
Jelang laga Liga Champions melawan Barcelona pada November lalu, Maresca menegaskan bahwa Estevao adalah pemain muda bertalenta yang masih harus berkembang tahap demi tahap.
“Yang terpenting bagi Estevao adalah menikmati sepak bola, bekerja keras, dan menjadi lebih baik dari dirinya sendiri setiap hari,” ujar Maresca kala itu.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Chelsea Diacak-acak Fulham, Liam Rosenior Warisi Masalah Terbesar dari Enzo Maresca
-
Man City Ditahan Imbang Brighton, Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih Kejar Arsenal
-
Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Klasemen Berubah Drastis, Man City dan MU Tertahan
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Ragukan Kualitas John Herdman, Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
-
Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar